
Komitmen memperkuat sinergi antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pemerintah daerah kembali ditegaskan Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Sub Holding PTPN IV PalmCo. Melalui audiensi bersama Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, perusahaan perkebunan negara tersebut menegaskan langkah strategis untuk menyelaraskan operasional perusahaan dengan agenda pembangunan daerah, demi menciptakan iklim investasi yang sehat, memperluas manfaat ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Oleh Redaksi
PADANG – Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Sub Holding PTPN IV PalmCo terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi kelembagaan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi bersama Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang berlangsung di Padang pada Rabu (29/7/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kemitraan itu menjadi momentum penting bagi manajemen PTPN IV PalmCo untuk menyampaikan perkembangan perusahaan sekaligus mempererat hubungan dengan pemerintah daerah sebagai mitra strategis dalam mendukung keberlangsungan operasional perkebunan di Sumatera Barat.
Sebagai perusahaan yang memiliki wilayah operasional perkebunan di sejumlah kabupaten di Sumatera Barat, PTPN IV PalmCo memandang sinergi dengan pemerintah daerah sebagai fondasi utama dalam menciptakan stabilitas usaha, menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat, serta mendukung percepatan pembangunan ekonomi daerah.
Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Arya Sandhiyudha, menegaskan bahwa komunikasi yang intensif dengan seluruh pemangku kepentingan merupakan faktor penting dalam menjaga keberlanjutan operasional perusahaan.
“Sinergi yang terbangun dengan baik bersama pemerintah daerah merupakan kunci agar kegiatan operasional di lapangan berjalan lancar. Kami meyakini, iklim operasional perkebunan yang kondusif akan berbanding lurus dengan kemampuan perusahaan dalam meningkatkan kontribusi ekonomi bagi kemajuan Sumatera Barat,” ujar Arya.
Menurutnya, kontribusi perusahaan tidak hanya diukur dari produktivitas usaha, tetapi juga melalui penyerapan tenaga kerja lokal, pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional, peningkatan aktivitas ekonomi, hingga terciptanya multiplier effect yang memberikan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Arya menambahkan, sebagai perusahaan BUMN, PTPN IV PalmCo memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat melalui praktik bisnis yang berkelanjutan, taat regulasi, serta menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
“Kehadiran entitas BUMN di daerah harus terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berkomitmen menjaga harmonisasi sosial, mematuhi seluruh regulasi yang berlaku, sehingga kelancaran operasional perusahaan pada akhirnya bermuara pada kesejahteraan masyarakat sekitar,” tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menerima langsung kunjungan manajemen PTPN IV PalmCo dalam suasana yang kooperatif dan penuh kekeluargaan. Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antarlembaga guna memperkuat komunikasi, menyamakan persepsi, serta membangun solusi bersama terhadap berbagai dinamika yang berkembang di lapangan.
Audiensi ini juga dihadiri jajaran Regional Management PTPN IV Regional IV yang membawahi operasional perusahaan di wilayah Sumatera Barat dan Jambi.
Kehadiran Regional IV menegaskan komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten, termasuk penguatan aspek sosial, lingkungan, dan tata kelola di seluruh lini operasional.
Melalui sinergi yang semakin erat dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, PTPN IV PalmCo berharap dapat terus menjaga stabilitas operasional perusahaan sekaligus memperkuat kontribusi BUMN terhadap pembangunan daerah.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, meningkatkan daya saing sektor perkebunan, serta menghadirkan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Sumatera Barat.(*)


























Discussion about this post