Oleh BABE
Pamatang Raya, Simalungun — Lapangan Kantor Bupati Simalungun, Rabu (12/11/2025), dipenuhi semangat dan warna kebersamaan. Ribuan insan kesehatan berkumpul memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, sebuah perayaan yang bukan sekadar seremoni, tetapi wujud syukur, dedikasi, dan cinta terhadap kehidupan.
Peringatan HKN kali ini dihadiri langsung oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, didampingi Ketua TP PKK Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, bersama jajaran Forkopimda, Sekda Mixnon Andreas Simamora, pimpinan OPD, Ketua Darma Wanita Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora, Staf Ahli I PKK Ny. Rospita Benny Gusman Sinaga, serta seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Simalungun.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, Edwin Tony S.M. Simanjuntak, menyampaikan bahwa HKN ke-61 mengusung tema “Generasi Emas Masa Depan Sehat.”
Tema ini menjadi pijakan strategis dalam mempercepat program prioritas kesehatan, agar layanan berkualitas bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
“Fokus utama kami adalah deteksi dini risiko penyakit dan pengelolaan data kesehatan secara digital melalui SatuSehat Mobile, yang menjadi rekam medis elektronik setiap warga,” jelas Edwin.
Langkah ini, lanjutnya, merupakan bentuk sinergi antara sistem Primary Health Care (PHC) dan Comprehensive Health Assessment (CHA), untuk memastikan keberlanjutan pelayanan kesehatan yang cepat, akurat, dan menyeluruh.
Suasana haru menyelimuti lapangan saat Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, menyampaikan sambutan yang ia sebut sebagai “surat cinta untuk para insan kesehatan.”
Dengan suara bergetar, Darmawati menyampaikan apresiasi mendalam kepada para dokter, perawat, bidan, tenaga farmasi, analis, sanitarian, dan seluruh tenaga kesehatan yang tak pernah lelah mengabdi di pelosok negeri.
“Saya tahu, saudara bekerja bukan semata karena kewajiban, tetapi karena panggilan hati. Karena cinta kepada sesama manusia, dan keyakinan bahwa kesehatan adalah hak setiap warga yang harus diperjuangkan,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah.
Ia juga menegaskan bahwa para tenaga kesehatan adalah pahlawan sejati yang tetap siaga di tengah keterbatasan, melayani dengan hati di desa-desa terpencil, memberikan imunisasi, edukasi, bahkan menghadapi wabah tanpa gentar.
Dalam sambutannya, Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menekankan bahwa menjaga kesehatan adalah kunci utama untuk tetap produktif dan tangguh menghadapi tantangan zaman.
Ia mengutip pesan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, bahwa generasi sehat bukan hanya bebas dari penyakit, tetapi juga kuat secara mental, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing tinggi.
“Transformasi layanan kesehatan primer harus terus kita perkuat. Puskesmas dan fasilitas kesehatan di Simalungun harus selalu siaga 24 jam, menjadi garda terdepan masyarakat,” tegasnya.
“Sehat dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Selain berolahraga, penting juga menjaga pikiran tetap sehat,” tambah Bupati.
Sebagai puncak perayaan, Bupati Simalungun meresmikan Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) yang ditandai dengan pemukulan gong dan pelepasan balon ke udara — simbol semangat untuk menyehatkan bumi Habonaron Do Bona dari TBC.
Acara juga dimeriahkan dengan pemotongan tumpeng, jalan santai, senam sehat, pemeriksaan kesehatan gratis, dan berbagai kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat.
Peringatan HKN ke-61 di Kabupaten Simalungun bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi momentum reflektif untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat menuju Simalungun yang lebih sehat, tangguh, dan berdaya saing.
“Mari kita jadikan HKN ini sebagai langkah nyata menuju Simalungun bebas TBC dan lahirnya generasi emas yang sehat lahir dan batin,” tutup Bupati dengan penuh semangat.(*)



























Discussion about this post