Advertorial

Oleh Redaksi
SIMALUNGUN — Pemerataan pembangunan bukan sekadar slogan bagi Pemerintah Kabupaten Simalungun. Di bawah kepemimpinan Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih, komitmen menghadirkan pelayanan publik yang mudah dijangkau sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur terus diwujudkan melalui langkah nyata yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat.
Kunjungan kerja Bupati ke Nagori Pematang Gajing, Kecamatan Gunung Malela, pada Kamis (25/6/2026), dan dilanjutkan ke Kecamatan Ujung Padang, Jumat (26/6/2026), menjadi gambaran nyata bagaimana pemerintah hadir tidak hanya untuk mendengar aspirasi, tetapi juga membawa solusi, pelayanan, dan kepastian pembangunan bagi masyarakat.

Kehadiran Bupati bersama jajaran perangkat daerah disambut hangat ribuan warga. Mereka memanfaatkan pelayanan publik terpadu yang untuk pertama kalinya menghadirkan berbagai layanan pemerintahan secara langsung di tengah masyarakat, sehingga warga tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke ibu kota kabupaten untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi maupun memperoleh layanan dasar.
Melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, masyarakat dapat mengurus pembuatan maupun pembaruan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), akta pencatatan sipil, hingga dokumen kependudukan lainnya dengan proses yang lebih mudah dan cepat.

Di sektor kesehatan, Dinas Kesehatan menghadirkan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis yang didukung tenaga dokter dan tenaga medis profesional, sekaligus menyediakan obat-obatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap daya beli masyarakat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar pasar murah dengan menyediakan satu ton beras, 180 liter minyak goreng, dan 100 papan telur dengan harga terjangkau.
Kepedulian pemerintah juga diwujudkan melalui Dinas Sosial yang menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu, sehingga manfaat kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan secara langsung oleh warga.
Dalam dialog bersama masyarakat, Bupati Anton Achmad Saragih menegaskan bahwa pelayanan publik harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Menurutnya, pemerintah daerah berkewajiban memastikan setiap program pembangunan tidak hanya dirancang di atas meja, tetapi benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang nyata.
“Kami ingin pemerintah hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung aspirasi warga, serta memastikan setiap program pembangunan benar-benar memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat,” ujar Bupati.
Lebih dari sekadar menghadirkan pelayanan, kunjungan tersebut juga membawa kabar baik bagi masyarakat Gunung Malela. Pemerintah Kabupaten Simalungun telah menetapkan sejumlah program pembangunan strategis yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2026.
Salah satunya adalah perbaikan Jalan Simpang Serapuh–Pematang Gajing–Bandar Siantar, yang selama ini menjadi akses utama masyarakat dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas sehari-hari.
Selain itu, pemerintah juga akan melaksanakan rekonstruksi Jalan Jurusan Simpang Serapuh–Bandar Siantar serta pembangunan bangunan pengaman Jalan Amal Huta Tiga Nagori Senio.
Komitmen pembangunan tidak berhenti pada sektor transportasi. Pemerintah juga mengalokasikan rehabilitasi jaringan irigasi di Daerah Irigasi Marihat Lela seluas 80 hektare, DI Suko Sari seluas 100 hektare, dan DI Serapuh seluas 112 hektare sebagai upaya memperkuat ketahanan sektor pertanian yang menjadi penopang utama perekonomian masyarakat.
Kepala Nagori Pematang Gajing, Amri Saragih, didampingi Camat Gunung Malela Sugiharto, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Simalungun yang dinilai semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Apresiasi serupa disampaikan tokoh masyarakat Sugito dan Matrani Saragih. Mereka menilai pelayanan terpadu yang dibawa langsung ke nagori sangat membantu masyarakat sekaligus memberikan harapan baru melalui rencana pembangunan jalan yang telah lama dinantikan.

Komitmen pemerataan pembangunan kembali ditegaskan saat Bupati melaksanakan kunjungan kerja di Kecamatan Ujung Padang.
Di wilayah ini, Pemerintah Kabupaten Simalungun mengalokasikan pembangunan ruas Jalan Ujung Padang–Sayur Matinggi sepanjang 11,6 kilometer dengan anggaran lebih dari Rp39 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Nilai tersebut menjadikan proyek ini sebagai salah satu pembangunan jalan terbesar yang pernah dilaksanakan di Kecamatan Ujung Padang.
Anggota DPRD Kabupaten Simalungun sekaligus tokoh masyarakat, H. Budi, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah.
Menurutnya, pembangunan tersebut menjadi tonggak sejarah baru bagi masyarakat Ujung Padang.

“Atas nama masyarakat Ujung Padang, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati. Pembangunan ini merupakan sejarah bagi daerah kami. Semoga membawa manfaat besar bagi peningkatan ekonomi masyarakat dan kemajuan wilayah,” ungkapnya.
Selain ruas jalan utama tersebut, Pemerintah Kabupaten Simalungun juga akan melaksanakan rekonstruksi sejumlah jalan lingkungan, antara lain Jalan Huta Budi, Jalan Sordang Bolon, Jalan Huta IV Huta Parik, Jalan Lingkungan Kampung Jawa, Jalan Huta I Nagori Banjar Hulu, hingga Jalan Huta I dan II Nagori Riah Naposo.
Di sektor pertanian, pemerintah turut memperkuat produktivitas masyarakat melalui rehabilitasi jaringan irigasi serta pemberian bantuan alat pertanian berupa hand tractor bagi kelompok tani.

Perhatian terhadap pelayanan administrasi juga menjadi prioritas.
Bupati meminta pembaruan data penerima bantuan sosial agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran, sekaligus menginstruksikan percepatan perbaikan mesin pencetak KTP yang mengalami kerusakan sehingga ratusan lulusan SMA di Kecamatan Ujung Padang dapat segera memperoleh dokumen kependudukan yang dibutuhkan untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
Rangkaian kunjungan kerja tersebut turut diisi dengan pelayanan publik terpadu yang menghadirkan layanan administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan gratis, pasar murah, hingga penyaluran bantuan sosial secara langsung kepada masyarakat.

Camat Ujung Padang, Manaon Siregar, bersama para pangulu dan tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi atas langkah Pemerintah Kabupaten Simalungun yang dinilai semakin responsif dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan tepat sasaran.
Melalui pendekatan yang mengedepankan pelayanan, percepatan pembangunan, serta kedekatan dengan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Simalungun terus memperkuat fondasi pembangunan daerah. Infrastruktur yang semakin baik, pelayanan publik yang semakin mudah diakses, serta keberpihakan terhadap kebutuhan masyarakat menjadi bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan Simalungun yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Kehadiran pemerintah hingga ke pelosok nagori bukan hanya menjadi simbol kedekatan dengan masyarakat, melainkan juga penegasan bahwa pembangunan harus dirasakan secara adil oleh seluruh warga.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Simalungun optimistis melangkah menuju masa depan yang lebih sejahtera, inklusif, dan penuh harapan.(*)



























Discussion about this post