Oleh Saridun Limbong
LABUHANBATU – Semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi momentum istimewa bagi Jemaah Haji Labuhanbatu KNO 19 Tahun 2025. Tak sekadar berkumpul untuk melepas rindu, para tamu Allah ini membuktikan bahwa kemabruran haji harus terus hidup melalui silaturahmi, kepedulian sosial, dan penguatan ukhuwah Islamiyah.
Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti kegiatan Silaturahmi Jemaah Haji KNO 19 Tahun 2025 yang digelar di Wisma PTPN IV Regional 1 Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Sabtu (4/7/2026).

Mengusung tema “Hijrahkan Hati, Eratkan Silaturahmi, Mabrurkan Haji”, kegiatan tersebut menjadi wadah mempererat hubungan antarsesama jemaah setelah menunaikan ibadah haji, sekaligus memperkuat komitmen untuk terus mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat.
Acara diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin Ketua Panitia Pelaksana, Ustadz H. Khairul Anshor, S.Pd.I., kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk rasa syukur sekaligus wujud nyata kepedulian sosial para jemaah haji kepada masyarakat yang membutuhkan.
Momen santunan tersebut menjadi salah satu bagian paling menyentuh dalam rangkaian kegiatan. Senyum bahagia anak-anak yatim berpadu dengan rasa haru para jemaah yang berharap keberkahan ibadah haji dapat terus diwujudkan melalui aksi nyata berbagi kepada sesama.

Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Labuhanbatu (IPHLB) KNO 19 Tahun 2025, H. Abdul Karim Hasibuan, SH., MH., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi ini merupakan agenda rutin yang memiliki makna penting dalam menjaga persaudaraan serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di antara para jemaah.
Menurutnya, kemabruran haji tidak hanya tercermin dari ibadah ritual semata, tetapi juga dari kemampuan menjaga hubungan baik dengan sesama manusia serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
“Melalui momentum Tahun Baru Islam ini, kita berharap seluruh jemaah dapat terus menjaga kemabruran haji dengan mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan salah seorang jemaah, H. Jamal Manik. Ia mengapresiasi dedikasi seluruh pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Labuhanbatu (IPHLB) KNO 19 Tahun 2025 beserta panitia yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Ia berharap tradisi silaturahmi ini terus dipertahankan dan menjadi agenda tahunan agar hubungan kekeluargaan antarsesama jemaah tetap terjalin erat.
“Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh pengurus dan panitia acara silaturahmi haji Kloter 19 ini. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun,” ungkap Jamal Manik penuh harap.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan tausiah yang disampaikan Ustadz H. Indris Aritonang, S.Sos.I., yang diundang dari Aek Kanopan, Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh jemaah menjadikan momentum silaturahmi sebagai sarana melakukan hijrah hati, memperbaiki diri, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus memperkokoh persatuan dan persaudaraan sesama umat Islam.
Menurutnya, kemabruran haji harus terus dijaga melalui akhlak yang baik, semangat berbagi, serta menjaga persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh kehangatan. Kebersamaan yang terbangun selama menunaikan ibadah haji kembali dirasakan dalam pertemuan tersebut, sekaligus menjadi pengingat bahwa perjalanan spiritual tidak berhenti setelah kembali ke tanah air, melainkan harus terus diwujudkan melalui amal saleh, kepedulian sosial, dan persaudaraan yang semakin kokoh.
Silaturahmi Jemaah Haji KNO 19 Tahun 2025 ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum memperbaiki diri, mempererat tali persaudaraan, dan menebarkan manfaat bagi sesama.(*)



























Discussion about this post