
Oleh WH Butarbutar
Simalungun— Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, Jumat sore (7/11/2025) sekitar pukul 17.30 WIB. Bencana alam yang terjadi secara tiba-tiba ini menyebabkan sedikitnya enam rumah warga rusak parah di dua desa, yaitu Desa Wono Rejo dan Desa Pardomuan Nauli.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, lima rumah di Desa Wono Rejo dilaporkan rusak berat akibat atap seng beterbangan dan tertimpa pohon tumbang. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Kepala Desa Wono Rejo, Susiadi, menjelaskan bahwa seluruh rumah yang rusak berada di Huta I desa setempat. “Atap seng lima rumah warga beterbangan, bahkan satu rumah milik Pak Majas roboh tertimpa pohon belinjo besar. Syukurlah tidak ada korban jiwa,” ujarnya kepada kru media ini.
Adapun identitas pemilik rumah yang rusak yakni:
- Mesdika (70)
- Jamiren (50)
- Irwan (30)
- Panut (80)
- Majas (65)
Selain rumah warga, kandang sapi bantuan pemerintah yang baru dibangun untuk kelompok peternak juga luluh lantak diterjang angin. Pemerintah desa telah menyalurkan bantuan darurat berupa sembako dan beberapa lembar seng, namun hingga saat ini bantuan dari Pemerintah Kabupaten Simalungun belum juga turun.
“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke kecamatan, tapi bantuan dari Pemkab belum datang,” tambah Susiadi.
Sementara itu di Desa Pardomuan Nauli, hujan deras dan angin kencang yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB juga merusak satu rumah milik Tianur Boru Sialoho. Kepala Desa Pardomuan Nauli, J. Damanik, menuturkan bahwa korban langsung dievakuasi ke rumah tetangga. “Kerugian ditaksir puluhan juta rupiah. Kami sudah laporkan ke kecamatan, namun bantuan dari dinas terkait belum datang,” ujarnya.
Ketika dikonfirmasi Sabtu pagi (8/11/2025), Camat Pematang Bandar, Pahot Halomoan Siregar, SH, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut laporan dari kedua kepala desa sudah diterima dan telah diteruskan ke Pemerintah Kabupaten Simalungun.
“Laporan sudah kami kirim ke dinas terkait. Karena hari ini Sabtu dan besok Minggu, besar kemungkinan bantuan baru bisa diproses hari Senin,” jelas Camat Pahot melalui sambungan telepon.
Di tengah situasi ekonomi yang sulit, warga berharap bantuan pemerintah segera tiba. “Kami mohon agar Pemkab Simalungun cepat menyalurkan bantuan, supaya beban warga yang rumahnya hancur bisa sedikit ringan,” ungkap Herman, tokoh masyarakat Desa Wono Rejo.(*)


























Discussion about this post