Oleh Saridun Limbong
LABUHANBATU SELATAN — Bukan sekadar seremoni tahunan. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum penting bagi jajaran Kepolisian Resor (Polres) Labuhanbatu Selatan untuk memperkokoh komitmen menjaga ideologi bangsa, memperkuat persatuan, serta meneguhkan pengabdian kepada masyarakat.

Semangat tersebut tercermin dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dipimpin langsung Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Rosef Efendi, S.I.K., M.H., CPHR., di halaman Mapolres Labuhanbatu Selatan, Jalan Lintas Sumatera, Desa Sosopan, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kamis (1/10/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan tertib, diikuti para Pejabat Utama (PJU), perwira, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta seluruh personel Polres Labuhanbatu Selatan.
Momentum bersejarah ini tidak hanya menjadi ajang mengenang perjalanan bangsa dalam mempertahankan ideologi Pancasila, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika dan tantangan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Rosef Efendi menegaskan bahwa Hari Kesaktian Pancasila harus dimaknai lebih dari sekadar kegiatan seremonial. Peringatan ini merupakan kesempatan untuk merefleksikan kembali kedudukan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pedoman dalam setiap tindakan dan pengambilan keputusan.
Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus menjadi landasan moral bagi setiap anggota Polri, terutama dalam menjalankan fungsi pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
“Pancasila merupakan dasar negara dan pedoman bagi kita dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Sebagai anggota Polri, kita harus mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap pelaksanaan tugas, terutama dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar AKBP Rosef Efendi.
Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa pengamalan Pancasila tidak cukup hanya diwujudkan melalui penghormatan terhadap simbol-simbol negara, tetapi harus tercermin dalam perilaku, sikap, serta tanggung jawab setiap personel saat menjalankan tugas kepolisian.
Kapolres juga mengingatkan bahwa tantangan tugas Polri ke depan semakin kompleks. Karena itu, seluruh personel dituntut untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menjaga soliditas internal, serta mengedepankan profesionalisme dan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.
Integritas, disiplin, dan loyalitas, menurutnya, merupakan prinsip penting yang harus senantiasa dijaga, baik terhadap institusi maupun kepada masyarakat yang dilayani.
Ia juga mengajak seluruh jajaran Polres Labuhanbatu Selatan menjadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai titik penguatan semangat persatuan dan kesatuan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Jadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan, meningkatkan semangat pengabdian serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Mari kita jaga kepercayaan masyarakat dengan bekerja secara profesional, transparan dan humanis,” pesannya.
Ajakan tersebut menjadi pengingat bahwa kepercayaan masyarakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Pelayanan yang profesional, transparan, dan humanis diharapkan terus menjadi wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian upacara kemudian ditutup dengan doa. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan khidmat.
Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini, Polres Labuhanbatu Selatan kembali menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam setiap langkah pengabdian.
Sebab, menjaga Pancasila bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi juga tentang menghadirkan nilai persatuan, keadilan, kemanusiaan, dan tanggung jawab melalui tindakan nyata demi masyarakat, bangsa, dan negara.(*)



























Discussion about this post