
Oleh Redaksi
SIMALUNGUN — Komitmen menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026 di Kabupaten Simalungun ditunjukkan secara nyata. Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan penuh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan Kapolres saat dikonfirmasi pada Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 15.40 WIB, menyusul kunjungan langsung Bupati, Wakil Bupati, dan Ketua DPRD Simalungun ke lima pos pengamanan dan pelayanan sehari sebelumnya.
Kunjungan ini menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah daerah dan Polri dalam memastikan keamanan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati, Wakil Bupati, serta Ketua DPRD Simalungun yang telah mensupport penuh Polres Simalungun dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026,” ujar AKBP Marganda Aritonang.
Operasi Ketupat Toba 2026 sendiri digelar selama 13 hari, dengan fokus utama pengamanan arus mudik, aktivitas masyarakat, serta ibadah di bulan suci Ramadan. Kapolres menegaskan, kehadiran langsung pimpinan daerah di lapangan merupakan bentuk monitoring sekaligus memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana.
“Kegiatan kunjungan kemarin merupakan monitoring langsung oleh pimpinan daerah, untuk memastikan masyarakat yang melintas, khususnya di wilayah Simalungun, dapat beraktivitas dengan aman dan lancar,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar pengamanan lalu lintas, operasi ini juga menyasar kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah. Kapolres menekankan bahwa keamanan selama Ramadan menjadi prioritas utama.
“Baik aktivitas sehari-hari maupun ibadah harus berjalan aman, lancar, dan khusyuk. Itu fokus utama kami,” tegasnya.
Ia juga berharap seluruh rangkaian Ramadan hingga perayaan Hari Raya Idulfitri dapat berlangsung tanpa gangguan berarti.
“Kita berharap seluruh rangkaian ibadah sampai Lebaran berjalan lancar, baik, dan aman,” tambahnya.
Dalam upaya mengurai kepadatan arus mudik, Polres Simalungun memberikan perhatian khusus pada akses tol di wilayahnya. Kapolres menjelaskan terdapat dua pintu tol strategis yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Gate Tol Sinaksak menjadi jalur utama yang paling banyak digunakan pemudik, baik dari arah Kota Medan maupun Parapat. Sementara itu, Gate Tol Simpang Pane difungsikan sebagai jalur alternatif.
“Gate Tol Simpang Pane saat ini masih berstatus tol fungsional, namun dibuka untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas,” jelasnya.
Tol fungsional tersebut beroperasi mulai pukul 07.00 WIB hingga 21.00 WIB, memberikan opsi tambahan bagi masyarakat agar perjalanan mudik lebih cepat dan efisien.
“Kami berharap dengan dibukanya tol fungsional ini, masyarakat dapat lebih mudah dan nyaman dalam perjalanan mudik maupun kembali ke rumah masing-masing,” ujarnya.
Kunjungan Forkopimda sendiri menyasar lima titik strategis, dimulai dari Pos Yan II Pintu Tol Simpang Panei Tongah, dilanjutkan ke Pos Yan I Pintu Tol Sinaksak, Pos Pam II Bah Sampuran, Pos Pam III Simpang Palang, hingga Pos Yan III Pantai Bebas Parapat.
Rombongan dipimpin langsung oleh Bupati Simalungun DR. H. Anton Achmad Saragih, S.E., M.M., didampingi Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga, S.T., Ketua DPRD Sugiarto, S.H., serta jajaran kepala dinas terkait.
“Kehadiran Forkopimda menunjukkan komitmen serius dalam menjamin kelancaran mudik Lebaran tahun ini,” kata Kapolres.
Dari jajaran Polres, Kapolres turut didampingi Wakapolres KOMPOL Imam Alriyuddin, S.H., M.H., para pejabat utama, serta Ketua Bhayangkari Simalungun Ny. Nanik M. Aritonang bersama anggota Bhayangkari yang memberikan dukungan moril kepada personel di lapangan.
Tak hanya melakukan pemantauan, Forkopimda juga menyerahkan bingkisan kepada petugas gabungan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka yang bertugas di tengah momen penting masyarakat.
“Dukungan moril dan bingkisan dari Forkopimda sangat memotivasi personel dalam menjalankan tugas. Terima kasih atas perhatian dan sinergi yang luar biasa ini,” pungkas Kapolres.
Dengan kolaborasi yang solid antara Polri dan pemerintah daerah, masyarakat Simalungun kini dapat menaruh harapan besar: mudik aman, perjalanan lancar, dan ibadah Ramadan tetap khusyuk hingga Hari Raya tiba.(*)



























Discussion about this post