BATU BARA – Gaung ayat suci Al-Qur’an menggema dari Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Limapuluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, Jumat (13/02/2026). Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XIX tingkat desa resmi dibuka oleh Camat Limapuluh Pesisir, Sabri SH MH, mewakili Bupati Batu Bara, dalam suasana khidmat dan penuh antusiasme masyarakat.
Pembukaan MTQ yang digelar di pusat desa tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang turut memeriahkan kegiatan tahunan ini.
Turut hadir Sekretaris Camat Ahmad Jasis SAg, Penjabat (Pj) Kepala Desa Lubuk Cuik Mhd Yasin Daulay, Babinsa Sertu Suherno, personel Satpol PP, serta perwakilan Forum Komunikasi Fardhu Kifayah Masyarakat (FKFM) Desa Lubuk Cuik.
Ketua Panitia, Basyri Mustahfa, dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQ tingkat desa tahun ini diikuti sebanyak 146 peserta dari berbagai dusun. Mereka berlaga dalam sejumlah cabang perlombaan, antara lain Tilawah Al-Qur’an putra-putri, Hifzil Qur’an 1 juz dan 5 juz, Qira’atil Qur’an, serta lomba azan tingkat SD dan SMP.

Tak hanya itu, panitia juga menggelar lomba hafalan surat-surat pendek Al-Qur’an untuk tingkat SD, SLTP, hingga SLTA. “MTQ ini menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit unggul qari dan hafiz yang nantinya dapat mewakili desa ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Basyri.
Dalam sambutan tertulis Bupati Batu Bara yang dibacakan Camat Sabri SH MH, ditegaskan bahwa pelaksanaan MTQ merupakan bagian dari pembinaan keagamaan dan penguatan karakter generasi muda. Pemerintah Kabupaten Batu Bara, menurutnya, berkomitmen mendukung kegiatan yang memperkuat nilai-nilai religius di tengah masyarakat.
Camat juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif Desa Lubuk Cuik yang konsisten menyelenggarakan MTQ tingkat desa. Bahkan, kegiatan ini mendapat perhatian dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) sebagai bentuk keseriusan dalam membangun generasi Qur’ani dari tingkat akar rumput.
“Melalui MTQ ini, kita berharap lahir generasi yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Sabri sebelum secara resmi membuka MTQ dengan mengucapkan basmalah.
Momentum pembukaan MTQ juga dirangkai dengan pelantikan dan penerbitan Surat Keputusan (SK) kepengurusan LPTQ tingkat Desa Lubuk Cuik oleh Pj Kepala Desa, Mhd Yasin Daulay. Struktur kepengurusan LPTQ desa meliputi bidang humas yang diisi para kepala dusun, bidang dokumentasi, bidang perhakiman, bidang pendidikan dan pelatihan, serta bidang pembinaan.
Pengukuhan kepengurusan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pembinaan tilawah dan hafalan Al-Qur’an secara berkelanjutan di desa.
Suasana pembukaan semakin semarak dengan penampilan drum band dari siswa-siswi SMK Negeri 1 Kelautan serta kehadiran anggota Pramuka SMK Negeri 1 Talawi bersama pembina Kak Fauzi SHI. Kolaborasi pelajar dalam kegiatan religius ini menjadi simbol sinergi antara pendidikan formal dan pembinaan keagamaan.
Meski berlangsung sederhana, pelaksanaan MTQ ke-XIX Desa Lubuk Cuik berjalan tertib, aman, dan sukses. Antusiasme masyarakat yang memadati lokasi acara menjadi bukti bahwa semangat mencintai Al-Qur’an tetap tumbuh kuat di tengah kehidupan masyarakat pesisir Batu Bara.
MTQ ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga panggung pembinaan moral dan spiritual generasi muda. Dari desa kecil di pesisir, gema Al-Qur’an kembali ditegaskan sebagai fondasi membangun karakter dan peradaban. (Sy)
Discussion about this post