Oleh Nico
Pematangsiantar | – Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar secara resmi memulai persiapan penyelenggaraan rangkaian kegiatan Old and New Kota Pematangsiantar Tahun 2025/2026. Rapat koordinasi persiapan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, Rabu (10/12/2025), di Ruang Rapat Asisten Sekretariat Daerah.
Rapat yang bersifat lintas sektor ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Pariwisata, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Pendidikan, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. Kehadiran unsur Forkopimda diwakili oleh jajaran Polres Pematangsiantar, serta perwakilan dari perbankan, menunjukkan kolaborasi yang komprehensif.
Dalam rapat tersebut, sejumlah poin penting digodok untuk memastikan kesuksesan acara. Junaedi menyampaikan bahwa konsep acara akan memadukan budaya adat Simalungun sebagai kekhasan lokal. Selain itu, akan ada kolaborasi untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), baik melalui perbankan maupun pembinaan langsung.
“Kita akan lakukan rapat lanjutan agar substansi konsep acara sesuai dengan situasi terkini,” tegas Junaedi, menekankan pentingnya menyesuaikan pelaksanaan dengan kondisi aktual Sumatra Utara.
Tidak hanya fokus pada hiburan dan ekonomi, acara ini juga akan menyisipkan nilai-nilai kemanusiaan. Pemko berencana menggalang simpati dan solidaritas terhadap korban bencana yang terjadi, dengan melibatkan Forkopimda dan seluruh masyarakat kota. “Kemudian, kita juga akan lakukan doa bersama untuk saudara-saudara kita yang terkena musibah,” tambah Sekda.
Dari sisi teknis operasional, rapat juga membahas penataan parkir, koordinasi lintas instansi, dan rencana penyelenggaraan pasar murah selama tiga hari (29-31 Desember 2025). Diskominfo akan berperan penting dalam publikasi, termasuk mengimbau masyarakat yang hadir untuk berjalan kaki menuju lokasi utama acara di Lapangan Adam Malik guna mengurangi kemacetan.
Dengan rapat ini, Pemko Pematangsiantar menunjukkan keseriusannya untuk menyelenggarakan event pergantian tahun yang tidak hanya meriah, tetapi juga bermakna, mengedepankan budaya lokal, menggerakkan ekonomi kerakyatan, dan menguatkan solidaritas sosial. Rapat-rapat lanjutan akan segera menyusul untuk menyempurnakan seluruh rangkaian acara. (*)



























Discussion about this post