Oleh Syarifuddin
TAPANULI TENGAH — Suasana haru menyelimuti Gereja BNKP di Lingkungan 4, Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Senin malam (24/11/2025). Setelah memasuki malam ketiga mengungsi akibat banjir, akhirnya bantuan sosial dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah tiba untuk meringankan beban para warga yang terus dihantui kekhawatiran luapan air di tengah malam.
Sebanyak 10 kepala keluarga yang menghuni gereja sejak Sabtu malam memilih bertahan di lokasi pengungsian karena takut banjir susulan. Cuaca yang belum stabil dan intensitas hujan tinggi membuat warga tak berani kembali ke rumah mereka.
Kepala BPBD Tapteng, Rahman Husein, SAP, menjelaskan bahwa pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi selama kondisi darurat ini. Pada pukul 19.00 WIB, tim BPBD menyerahkan bantuan sembako yang terdiri dari 10 karung beras, 20 liter minyak goreng, 4 kardus mi instan, serta pampers dewasa dan anak-anak masing-masing 3 kotak.
“Bantuan sosial ini diserahkan oleh Kepala Bidang Kedaruratan, Erianto Tambunan, S.AP, bersama Satgas BPBD. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan warga, terutama di tengah cuaca yang masih belum bersahabat,” ungkap Rahman.
Warga pengungsian menyambut kehadiran pemerintah dengan penuh syukur. Meski situasi masih diliputi kecemasan, bantuan tersebut memberikan sedikit kelegaan di tengah malam yang dingin dan penuh ketidakpastian.
Pemkab Tapteng menegaskan bahwa pemantauan akan terus dilakukan hingga kondisi kembali aman dan warga dapat pulang tanpa rasa takut.(*)



























Discussion about this post