Oleh Nico
MEDAN – Dalam upaya meningkatkan kualitas dan integritas pelayanan pertanahan, Tim Pembina II Kementerian ATR/BPN menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Tugas dan Fungsi (TUSI) bagi seluruh jajaran Kantor Pertanahan se-Sumatera Utara. Acara yang digelar oleh Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Utara pada Kamis,(13/11/2025)
ini dihadiri secara luring dan daring oleh para Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota, termasuk Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Simalungun, Daniel Sepdiares Sagala, beserta para pejabat pengawas.
Pembinaan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara yang memaparkan capaian kinerja tahun berjalan, termasuk progres layanan pertanahan, percepatan sertipikasi tanah, serta inovasi layanan digital untuk kemudahan akses masyarakat. Fokus utama kegiatan ini adalah memperkuat sinergi antara pusat dan daerah guna meningkatkan ketepatan data, transparansi layanan, dan penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Sejumlah pejabat tinggi Kementerian ATR/BPN hadir memberikan arahan strategis. Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya, menegaskan bahwa data dan peta yang akurat adalah fondasi utama pengambilan keputusan di bidang pertanahan dan tata ruang. Sementara itu, Direktur Bina Pengadaan dan Pencadangan Tanah, M. Unu Ibnudin, menekankan pentingnya transparansi dan keadilan dalam proses pengadaan tanah untuk menunjang keberhasilan pembangunan strategis nasional.
Reny Windyawati, Sesditjen Tata Ruang, menyoroti perlunya keselarasan antara pusat dan daerah agar pemanfaatan ruang lebih tertata dan adil. Aspek hukum dan integritas ditegaskan oleh Kepala Biro Hukum Kementerian ATR/BPN, Nugraha, yang menyatakan kepatuhan hukum sebagai kunci pelayanan yang jujur dan dapat dipercaya. Dari sisi SDM, Sekretaris BPSDM, Deni Prasetyo, berharap pembinaan ini dapat menjadi bekal untuk bekerja lebih sigap dan peka terhadap kebutuhan masyarakat.
Pesan mengenai integritas semakin dikuatkan oleh Inspektur Wilayah I, Arief Muliawan, yang hadir secara daring. Ia menyatakan bahwa integritas harus menjadi nafas setiap layanan dan mendorong terciptanya budaya kerja yang sehat serta pelayanan publik yang lebih cepat dan tepat.
Kehadiran Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Simalungun dalam forum strategis ini menandakan komitmen kuat untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah. Hal ini diwujudkan dalam upaya terus-menerus meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan di Simalungun agar menjadi lebih responsif, profesional, dan berintegritas bagi seluruh masyarakat.



























Discussion about this post