
Oleh Syarifuddin Simatupang
TAPANULI TENGAH – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu, SH, MH bersama Asisten Operasi (Asops) Kasad Mayjen TNI Aminton Manurung, S.I.P., meninjau pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun Anggaran 2025 di wilayah Kodim 0211/Tapteng, Kamis (23/10/2025).
Peninjauan dilaksanakan di dua titik, yakni Lingkungan VII Sihiong, Kecamatan Lumut dan Lingkungan IX Sikkam, Kecamatan Sibabangun, tempat prajurit TNI bersama masyarakat bahu-membahu membangun infrastruktur desa.
Mayjen TNI Aminton Manurung menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) pelaksanaan TMMD di seluruh Indonesia.
“Kami datang untuk memastikan perencanaan dan pelaksanaan TMMD di lapangan berjalan sesuai target dan efisien. Program ini bukan hanya membangun secara fisik, tetapi juga memberdayakan masyarakat,” ujar Asops Kasad.
Ia menambahkan, TMMD menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kegiatan fisik seperti peningkatan kualitas jalan, pembangunan rumah ibadah, hingga pembuatan jembatan. Selain itu, juga dilakukan kegiatan non-fisik berupa penyuluhan kesehatan, pendidikan, hukum, dan pertanian untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di pedesaan.
“Kami berharap hasil pembangunan ini dijaga bersama. Apa yang sudah dibangun adalah untuk kepentingan masyarakat luas,” pesan Mayjen Aminton.
Sementara itu, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI atas dedikasinya membantu pemerintah daerah mempercepat pemerataan pembangunan di wilayahnya.
“Program TMMD ini adalah bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Tahun ini dua kecamatan, Lumut dan Sibabangun, akhirnya bisa terhubung berkat pembangunan jalan TMMD,” ungkap Bupati.
Masinton juga menegaskan, pembangunan infrastruktur melalui TMMD mendukung peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan masyarakat, sejalan dengan arah kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto.
“Akses jalan yang terbuka akan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di sektor pertanian dan perkebunan seperti sawit dan durian. Kami berharap masyarakat bisa menanam beragam komoditas agar ketahanan pangan semakin kuat,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 0211/TT Letkol Inf Fernando Batubara, S.Sos., M.Han., menyebut TMMD ke-126 merupakan program terpadu antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Tapteng yang bertujuan mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Tema TMMD tahun ini adalah ‘Dengan semangat TMMD mewujudkan pemerataan pembangunan berkelanjutan dan ketahanan nasional di wilayah.’ Kami ingin pembangunan tidak hanya dirasakan di kota, tetapi juga menjangkau pelosok,” jelasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pgs Danrem 023/KS Kolonel Inf Agustinus Sinaga, Komandan Lanal Sibolga Letkol Laut (P) Haka Andinantha, M.Tr., Ketua DPRD Tapteng Ahmad Rivai Sibarani, Kajari Sibolga Syaifful Alam Yuliastana, S.H., M.H., serta unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.
TMMD ke-126 menjadi simbol nyata sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan rakyat, yang bersama-sama membangun dari desa untuk Indonesia yang lebih kuat dan berdaya saing.(*)


























Discussion about this post