Oleh Syarifuddin Simatupang
Tapanuli Tengah – Rintik semangat terasa di Aula Kantor Camat Badiri, Rabu (22/10/2025), ketika PT PLN (Persero) memperingati Hari Listrik Nasional ke-80 dengan kegiatan bertajuk “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan.” Acara yang dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Mahmud Efendi ini menjadi simbol nyata kepedulian PLN terhadap masyarakat pedesaan yang selama ini belum sepenuhnya menikmati terang listrik dan kesejahteraan ekonomi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi menyampaikan salam hangat dari Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, SH, MH, sekaligus apresiasi atas kepedulian PLN yang diwujudkan melalui bantuan sosial dan sambungan listrik gratis bagi warga.
“Kegiatan ini bukan sekadar menyalakan listrik, tetapi menyalakan harapan. Dengan penyambungan listrik gratis bagi 31 rumah tangga, bantuan paket sembako untuk 28 keluarga, serta dukungan UMKM bagi 31 penerima manfaat, PLN telah membawa cahaya baru bagi masyarakat Desa Lopian dan sekitarnya,” ujar Mahmud dengan penuh haru.
Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN seperti PLN menjadi kunci keberhasilan pembangunan yang berpihak pada masyarakat.
“Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut. Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri — pemerintah dan PLN harus bergandengan tangan menghadirkan manfaat nyata, terutama bagi masyarakat pedesaan,” tambahnya.
Wakil Bupati juga berpesan agar masyarakat penerima manfaat menjaga dan memanfaatkan bantuan ini dengan bijak.
“Gunakan listrik untuk hal-hal produktif — untuk belajar, berusaha, dan menciptakan kehidupan yang lebih baik,” imbaunya.
Sementara itu, Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PT PLN (Persero), Edwin Nugraha Putra, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa dana bantuan sosial ini berasal dari keikhlasan para pegawai PLN, bukan dari anggaran perusahaan.
“Setiap bulan pegawai PLN yang beragama Islam menyisihkan dua setengah persen dari pendapatannya untuk zakat dan sedekah. Dari sinilah kita mampu memberikan bantuan ini,” ungkap Edwin.
Ia menjelaskan bahwa program penyalaan sambungan listrik gratis ini dilakukan secara berkesinambungan setiap tiga bulan di seluruh Indonesia.
“Ada sekitar 2.300 keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia. Kami berharap bantuan ini tidak hanya memberi terang di rumah, tapi juga menumbuhkan semangat hidup dan usaha masyarakat,” pungkasnya.
Dalam kegiatan bakti sosial ini, PLN menyalurkan bantuan berupa penyambungan listrik gratis untuk 31 rumah tangga, paket sembako untuk 28 kepala keluarga, dan bantuan penguatan UMKM bagi 21 kepala keluarga, dengan total 80 keluarga penerima manfaat.
Acara berlangsung penuh kehangatan dan semangat gotong royong. Turut hadir Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., General Manager UIP3B Sumatera Utara, General Manager UID Sumatera Utara, para pimpinan unit pelaksana PLN, serta sejumlah pejabat daerah seperti Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, dan Dinas Dukcapil Tapteng, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh penerima manfaat.(*)
No Result
View All Result
Discussion about this post