
Oleh Syarifuddin Simatupang
Tapanuli Tengah — Ratusan warga Tapanuli Tengah (Tapteng) kembali menatap harapan baru melalui kegiatan operasi katarak gratis yang digelar oleh PT Agincourt Resources (PTAR) Tambang Emas Martabe, bekerja sama dengan RSUD Pandan. Kegiatan bertajuk “Buka Mata Lihat Indahnya Dunia” ini berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (18–19 Oktober 2025).
Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi, yang hadir langsung meninjau pelaksanaan kegiatan tersebut di RSUD Pandan, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap inisiatif sosial yang sangat berarti bagi masyarakat.
“Hari ini kami memantau langsung operasi katarak yang dilaksanakan oleh PT Agincourt Resources bersama RSUD Pandan. Mudah-mudahan kegiatan ini terus berlanjut setiap tahun, karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat Tapteng. Biasanya masyarakat harus menunggu lama untuk jadwal operasi, tapi lewat program ini, mereka bisa langsung mendapatkan tindakan medis,” ujar Wakil Bupati.
Sementara itu, Senior Manager Community PTAR, Christine Pepah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kali pertama digelar di Kabupaten Tapanuli Tengah, dengan target 150 mata katarak selama dua hari pelaksanaan.
“Program ini adalah bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi mereka yang memiliki keterbatasan akses kesehatan. Kami ingin membantu masyarakat mendapatkan kembali penglihatannya agar lebih produktif dan mandiri,” jelasnya.
Christine menambahkan, kegiatan ini menggandeng RS Mata Mencirim 77 Medan yang telah berpengalaman melakukan operasi katarak sejak tahun 2005.
Direktur RS Mata Mencirim 77 Medan, dr. Syarifuddin, memaparkan bahwa katarak dapat dikenali melalui beberapa gejala seperti pandangan buram, sulit melihat di malam hari, warna terlihat pudar, hingga muncul lingkaran cahaya saat menatap sumber cahaya.
“Kami menggunakan teknik manual small incision cataract surgery dengan waktu operasi sekitar 10–15 menit dan masa pemulihan sekitar satu bulan,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Pandan, dr. Fadly Syahputra, Sp.A, mengucapkan terima kasih atas dukungan PTAR dalam kegiatan sosial ini.
“Seluruh fasilitas operasi sudah lengkap dan pelaksanaan berjalan lancar tanpa kendala,” ucapnya.
Apresiasi juga datang dari Plt. Kepala Dinas Kesehatan Tapteng, Lisnawati Panjaitan, SKep.Ns.MKes, AKK, yang menilai kegiatan ini bukan sekadar layanan medis, tetapi aksi kemanusiaan.
“Apa yang kita lakukan hari ini bukan sekadar operasi mata, tapi sebuah perjalanan kemanusiaan. Kita membantu saudara-saudara kita kembali menatap terang, melihat senyum keluarga, dan menikmati ciptaan Tuhan. Ketika dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat bersatu, maka kebaikan besar akan terwujud,” ujar Lisnawati.
Berdasarkan laporan tim pelaksana, pada hari pertama kegiatan (Sabtu, 18 Oktober 2025), tercatat 55 pasien terdaftar, dengan 48 mata berhasil dioperasi, sementara beberapa pasien ditunda karena alasan medis.
Di akhir kegiatan, Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi bersama Senior Manager Community PTAR Christine Pepah melakukan peninjauan langsung ke ruang operasi dan menyapa pasien yang tengah menjalani perawatan pascaoperasi.
Operasi katarak gratis ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia industri dan pemerintah daerah dalam mengembalikan harapan masyarakat untuk kembali “melihat indahnya dunia.”.(*)
No Result
View All Result
Discussion about this post