
Oleh Syarifuddin Simatupang
Tapanuli Tengah | 14 Oktober 2025 — Kisah memilukan seorang pria asal Aceh yang menderita penyakit kulit parah setelah menyemprot kebun sawit viral di media sosial, memicu simpati publik dan respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng).
Pria tersebut adalah Toni Gulo (47), warga Kelurahan Ketapang, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya, yang berdomisili sementara di Desa Mas Nauli, Kecamatan Sirandorung, Tapanuli Tengah. Ia kini tengah menjalani perawatan intensif setelah kulit di hampir seluruh tubuhnya mengalami luka lepuh dan infeksi serius.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah, Lisnawati Panjaitan, SKep.Ns.MKes, AKK, dalam keterangannya pada Selasa (14/10/2025) menjelaskan bahwa Toni akan dirujuk malam ini ke RSUP H. Adam Malik Medan, sesuai arahan langsung Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, SH, MH.
“Atas perintah Bapak Bupati, kita bantu penuh proses rujukan dan pendampingan pasien ke Medan. Saat ini tim medis telah bersiap dan pasien akan diberangkatkan menggunakan ambulans didampingi tenaga kesehatan dari RSUD Pandan,” ujar Lisnawati.
Kronologi Mengharukan: Cairan Pupuk Picu Luka Parah
Berikut kronologi singkat yang disampaikan Dinas Kesehatan Tapteng terkait kondisi Toni Gulo:
-
Sekitar satu bulan lalu, Toni menyemprot kebun sawit. Tanpa sengaja, cairan pupuk tumpah ke bagian punggung. Ia tidak langsung membersihkannya, hingga beberapa hari kemudian kulit mulai terasa gatal, melepuh, lalu menyebar ke seluruh tubuh.
-
Ia sempat berobat ke mantri dan Puskesmas, namun tidak menunjukkan perbaikan. Hingga akhirnya, kondisinya kian memburuk.
-
Pada Senin, 13 Oktober 2025, sekitar pukul 15.00 WIB, kisah Toni viral di Facebook. Sejam kemudian, tim medis Puskesmas Sirandorung dan Kepala Desa mendatangi rumahnya untuk membawa ke RSUD Pandan, namun pihak keluarga sempat menolak.
-
Keesokan paginya, Selasa (14/10/2025) pukul 08.30 WIB, tim medis kembali dan berhasil meyakinkan keluarga. Pasien akhirnya dibawa ke RSUD Pandan menggunakan ambulans.
-
Pukul 12.11 WIB, Toni tiba di UGD RSUD Pandan. Tiga dokter spesialis (kulit, mata, dan penyakit dalam) turun langsung dan merekomendasikan agar pasien segera dirujuk ke RSUP Adam Malik karena infeksi kulit yang sangat luas.
-
Pukul 14.40 WIB, Dinas Kesehatan Tapteng berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil dan Dinas Kesehatan Aceh Jaya, dan diketahui Toni merupakan warga Aceh Jaya. Dalam waktu singkat, BPJS pasien berhasil diaktifkan.
-
Dinas Sosial Tapteng juga dikoordinasikan untuk membantu biaya hidup keluarga selama perawatan di Medan, yang saat ini dalam proses finalisasi.
Pemkab Tapteng Tunjukkan Aksi Nyata
Plt Kadis Kesehatan Tapteng menegaskan bahwa langkah cepat ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjamin pelayanan kesehatan tanpa diskriminasi.
“Ini adalah bentuk nyata visi ‘Tapteng Naik Kelas, Adil untuk Semua’. Kemanusiaan harus menjadi dasar kita dalam bertindak,” tegas Lisnawati.
Pasien direncanakan akan diberangkatkan malam ini, Rabu (15/10/2025), menggunakan ambulans menuju RSUP Adam Malik Medan untuk penanganan lebih lanjut.
Kisah Toni Gulo bukan hanya soal sakit fisik, tetapi juga potret nyata perjuangan rakyat kecil yang tak boleh diabaikan. (**)
No Result
View All Result
Discussion about this post