
Oleh Syarifuddin Simatupang
Tapanuli Tengah — Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tapanuli Tengah, Siti Alam Siregar, S.Pd., mendampingi Direktur Stabilitasi Pasokan dan Harga Pangan Nasional, Maino Dwi Hartono, S.T.P., M.P., dalam kegiatan Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang menjadi rangkaian acara Semarak Dirgantara Tahun 2025 di Markas Besar Angkatan Udara RI, yang digelar di Kabupaten Tapanuli Utara.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, sejak 10 hingga 11 Oktober 2025, dengan sejumlah agenda strategis. Pada hari pertama, rombongan melakukan kunjungan ke peternak ayam petelur (layer) di wilayah Tapanuli Utara. Kemudian pada Sabtu (11/10/2025), kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Humbang Hasundutan, meninjau area Food Estate, serta penggilingan padi di wilayah setempat.
Dalam keterangannya, Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Tapanuli Tengah Siti Alam Siregar menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi antara Badan Pangan Nasional dan pemerintah daerah dalam mendukung program strategis ketahanan pangan.
“Kegiatan ini bertujuan memperkuat kerja sama dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan melalui Gerakan Pangan Murah, fasilitasi distribusi pangan, pembentukan kios pangan, serta pemantauan harga pangan di berbagai daerah, khususnya di wilayah Sumatera Utara,” ujar Siti Alam Siregar.
Selain itu, rombongan juga melakukan kunjungan ke sejumlah mitra Badan Pangan Nasional, antara lain Perum Bulog, IDFOOD, PT RNI, BUMD Pangan, penggilingan padi, kelompok tani (Poktan/Gapoktan), peternak, pelaku UMKM, dan usaha pangan lokal.
Siti Alam Siregar menambahkan, pihaknya turut meninjau petani cabai, bawang, dan peternak ayam di Kabupaten Humbang Hasundutan untuk mengetahui kondisi terkini harga bahan pangan di lapangan.
“Kita juga menyampaikan usulan kepada Direktur Stabilitasi Pasokan dan Harga Pangan Nasional agar Tapanuli Tengah dapat memperoleh bantuan Gerakan Pangan Murah (GPM) dari Badan Pangan Nasional,” ungkapnya.


























Discussion about this post