BaBE
Pematang Raya, 4 Oktober 2025 – Ratusan pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP/KKMP) dari seluruh penjuru Kabupaten Simalungun berkumpul di Balei Harungguan Djabanten Damanik, Kantor Bupati Simalungun, dalam Workshop Percepatan Operasionalisasi KDKMP. Kegiatan strategis ini diinisiasi oleh Dinas Koperasi Kabupaten Simalungun sebagai langkah akselerasi aktivasi sistem digital koperasi berbasis SIMKOPDES (Sistem Informasi Koperasi Desa).
Workshop ini merupakan respons atas rendahnya tingkat partisipasi dan pemanfaatan sistem SIMKOPDES. Dari total 413 koperasi yang tercatat, hanya 64% (266 koperasi) yang telah teraktivasi, dan lebih rendah lagi yang aktif memperbarui data serta menjalankan kegiatan bisnis koperasi secara digital.
“Melalui workshop ini, kami ingin membangun koperasi yang sehat, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan ekonomi ke depan,” ujar Wakil Bupati Simalungun, Benny Gusman Sinaga, saat membuka kegiatan mewakili Bupati.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa KDKMP/KKMP merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2025, dan menjadi garda terdepan dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui distribusi pangan yang lebih efisien serta akses pembiayaan yang inklusif.
Dukungan Penuh Pusat dan Mitra Strategis
Workshop intensif ini mendapat dukungan penuh dari Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi dan UKM RI, Hendra Saragih, yang hadir langsung untuk memberikan arahan. Ia menekankan pentingnya koperasi sebagai pilar pemerataan ekonomi hingga ke pelosok desa.
“Koperasi merah putih bukan hanya wadah simpan pinjam, tetapi harus menjadi motor pertumbuhan ekonomi masyarakat dari desa untuk Indonesia,” tegasnya.
Salah satu contoh inspiratif datang dari KDKMP Nagori Huta Parik, Kecamatan Ujung Padang, yang telah menyelenggarakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) sebagai bentuk keseriusan dalam mendukung pembiayaan koperasi.
Materi Padat, Praktik Langsung, dan Kolaborasi Lintas Sektor
Kegiatan yang dirancang dengan pendekatan pelatihan praktik langsung ini mencakup pembuatan proposal bisnis, simulasi pembiayaan, serta aktivasi akun digital koperasi. Workshop dibagi ke dalam tiga sesi diskusi informatif:
-
Sesi 1: Aktivasi SIMKOPDES bersama Tim Digitalisasi Kemenkop RI (Aksal Fais dan Ariel Syahwal).
-
Sesi 2: Inovasi dan digitalisasi koperasi dengan narasumber dari KANA, PT Nasari, PT Sakti Link, PT Simpool, PT Jaring Esports Nusantara, BPJS Ketenagakerjaan, dan PT Pupuk Indonesia.
-
Sesi 3: Panel kolaborasi bersama HIMBARA, BUMN, dan distributor sembako, dimoderatori Satgas KDKMP Simalungun, menghadirkan narasumber dari Bulog, Pertamina, PT Pos Indonesia, TELKOM, Reyamon F. Sembiring, BRI, dan ID Food.
Capaian Workshop dan Harapan ke Depan
Hasil konkret dari kegiatan ini mencatat:
-
360 koperasi berhasil membuat akun digital
-
249 koperasi (60%) memperbarui profil
-
173 koperasi (41%) memperbarui gerai digital
-
90 koperasi (22%) telah mengajukan kemitraan
-
53 koperasi tidak hadir dan diminta untuk segera menyusul aktivasi





























Discussion about this post