Oleh Ignatius
GUNUNG SITOLI – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Gunungsitoli-Nias mendatangi Gedung DPRD Kota Gunungsitoli pada Kamis (4/9/2025). Kehadiran mereka untuk menyampaikan sejumlah aspirasi dan sikap terkait isu-isu nasional maupun daerah yang dinilai mendesak untuk segera ditindaklanjuti.

Ketua DPC GMNI Gunungsitoli-Nias, Arisman Zega, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen GMNI dalam menjalankan peran sebagai organisasi sosio-control. “Kami hadir bukan sekadar mengkritisi, tetapi juga membawa gagasan, ide, dan solusi konkret untuk mengawal demokrasi serta memperjuangkan hak-hak rakyat,” ujarnya.
Kedatangan GMNI disambut langsung Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Adrianus Zega, ST., M.Psi, bersama sejumlah anggota dewan. Pertemuan tersebut berlangsung dalam bentuk dialog interaktif yang membahas berbagai persoalan aktual. Ketua DPRD pun menerima pernyataan sikap yang disampaikan dan berkomitmen untuk menindaklanjutinya.
“Dinamika nasional hari ini sangat berdampak ke daerah. Itu sebabnya kami mengajak semua pihak, termasuk DPRD, untuk tidak menutup ruang komunikasi dengan masyarakat dan mahasiswa. Kami ingin memastikan bahwa suara rakyat tidak diabaikan,” tambah Arisman.
Dalam pertemuan itu, DPC GMNI Gunungsitoli-Nias menyampaikan tujuh poin aspirasi utama, yakni:
-
Meminta DPRD dan Pemerintah Kota Gunungsitoli tidak menutup ruang komunikasi bagi masyarakat dan mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasi.
-
Mendorong DPRD Kota Gunungsitoli agar menyampaikan ke DPR RI tuntutan pembatalan tunjangan fantastis anggota DPR RI yang dinilai tidak layak.
-
Mendesak DPRD agar aktif mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset.
-
Meminta DPRD memastikan ketersediaan gas LPG 3 kg untuk rakyat miskin agar tidak terjadi kelangkaan.
-
Menuntut solusi terkait guru non-ASN yang sudah bersertifikasi tetapi belum menerima tunjangan sertifikasi.
-
Mengecam tindakan represif aparat kepolisian serta mendorong reformasi UU Polri.
-
Mengajak mahasiswa dan masyarakat tetap menjaga kondusifitas, tidak mudah terprovokasi, serta fokus pada tujuan demokrasi.
Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus cabang, perwakilan komisariat, serta kader dan anggota GMNI Gunungsitoli-Nias. Mereka menegaskan, apa yang disampaikan merupakan bagian kecil dari suara rakyat yang diharapkan dapat ditindaklanjuti secara nyata oleh DPRD Kota Gunungsitoli.(*)
No Result
View All Result
Discussion about this post