Oleh Syarifuddin Simatupang
Tapanuli Tengah – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) terus memperkuat tata kelola data melalui kegiatan Pembinaan Data Statistik Sektoral Daerah yang digelar di Ruang Rapat Bappeda Tapteng, Kamis (12/06/2025). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bappeda Tapteng, Anton Sujarwo, S.STP, MM, mewakili Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, SH, MH.

Dalam sambutannya, Anton menyampaikan pesan Bupati bahwa kualitas data sangat menentukan arah pembangunan suatu daerah. “Perencanaan pembangunan yang baik berawal dari data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi. Tanpa itu, kebijakan bisa melenceng dari sasaran,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya penguatan statistik sektoral di seluruh OPD, mulai dari proses perencanaan, pengumpulan, pengolahan, hingga penyebarluasan dan pemanfaatan data. “Mari kita hadirkan data yang valid untuk mendukung kebijakan berbasis bukti atau Evidence-Based Policy,” tambah Anton.
Anton juga mengapresiasi inisiatif BPS Tapanuli Tengah melalui program Trans Biskota (Transformasi Pembinaan Statistik Sektoral), yang bersinergi dengan Perpres No. 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Kolaborasi antara Bappeda, Dinas Kominfo, BPS, dan seluruh OPD menjadi kunci utama dalam mewujudkan sistem data yang terkoordinasi.
Plt. Kepala Dinas Kominfo Tapteng, Dedi Irama Gulo, S.T., dalam paparannya menyebutkan bahwa dasar hukum Satu Data telah ditetapkan lewat Perbup No. 1 Tahun 2025 dan SK Bupati terkait penunjukan Walidata dan pembentukan Forum Satu Data tingkat kabupaten. “Data yang terintegrasi adalah fondasi utama tata kelola pemerintahan modern,” katanya.
Sementara itu, Kepala BPS Tapanuli Tengah, Akhirul Miswar ME Nasution, SST, menegaskan pentingnya keselarasan sistem data dari kabupaten/kota hingga ke pusat. “Forum Satu Data ini harus menjadi wadah kolaboratif, memastikan data daerah bisa diandalkan dan sejalan dengan standar nasional,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh para pimpinan OPD, agen data OPD, tim pembina statistik, serta jajaran Dinas Kominfo. Diharapkan kegiatan ini mampu memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan Satu Data Tapanuli Tengah yang akurat, terintegrasi, dan terbuka untuk semua pihak.(*)



























Discussion about this post