Oleh Redaksi
Simalungun – Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Simalungun untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam membangun kehidupan keagamaan yang lebih baik di Kabupaten Simalungun. Hal ini disampaikan Bupati saat menerima kunjungan silaturahmi pengurus MUI di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Pamatang Raya, Kamis (12/6/2025).

Dalam suasana penuh keakraban, Bupati Anton menyampaikan keprihatinannya atas kondisi fasilitas keagamaan di ibu kota kabupaten. Salah satunya adalah Masjid Agung Al Munawwarah yang pembangunannya masih belum rampung, serta minimnya tenaga pengajar ngaji untuk anak-anak.
“Banyak pekerjaan rumah di bidang keagamaan. Masjid di ibu kota kabupaten masih belum sebagus masjid di daerah lain. Kita juga kekurangan guru ngaji. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tugas kita bersama. Saya berharap MUI bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah,” ungkap Bupati.
Tak lupa, Bupati juga mengucapkan terima kasih atas kunjungan MUI Simalungun serta memohon maaf bila penyambutan kurang maksimal. “Saya sangat mengapresiasi silaturahmi ini. Mari kita berjamaah membangun Kabupaten Simalungun,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Simalungun, H. Ki Dardjat Purba, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Bupati. Ia menjelaskan bahwa MUI merupakan wadah yang menaungi berbagai ormas Islam seperti Muhammadiyah, Al Washliyah, Nahdlatul Ulama, dan lainnya yang aktif di wilayah Simalungun.
“Silaturahmi ini adalah langkah awal agar MUI dan Pemkab Simalungun dapat menjadi mitra strategis dalam membangun kehidupan keagamaan masyarakat,” ujar Ki Dardjat.
Ia juga menyampaikan bahwa beberapa pengurus MUI saat ini sedang mendampingi peserta MTQ asal Simalungun di tingkat Provinsi Sumatera Utara, sebagai bentuk dukungan terhadap generasi Qur’ani.
Lebih lanjut, Ki Dardjat berharap Pemkab dapat mendukung program-program MUI ke depan, termasuk pelatihan bilal mayit dan kegiatan pembinaan lainnya.
Kunjungan ini menjadi awal positif dalam mempererat hubungan antara ulama dan umara di Kabupaten Simalungun demi mewujudkan masyarakat religius yang berkarakter dan berdaya saing.(*)



























Discussion about this post