Oleh Syarifuddin Simatupang
Tapanuli Tengah – Ribuan warga memadati area depan Masjid Agung Al Muslimin Tapanuli Tengah pada Kamis malam (5/6/2025) untuk mengikuti dan menyaksikan pelepasan Pawai Takbiran dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 M.
Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, SH, MH, didampingi Wakil Bupati Mahmud Efendi secara resmi melepas pawai takbiran yang menjadi tradisi tahunan penuh semarak di daerah tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Masinton menegaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar momen ritual, tetapi juga pengingat tentang nilai-nilai spiritual, sosial, dan kemanusiaan yang sangat dalam.
“Idul Adha adalah refleksi dari ketaatan dan keikhlasan kepada Allah SWT, sebagaimana ditunjukkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Ini adalah teladan pengorbanan dan kepasrahan total kepada kehendak Ilahi,” ucapnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa penyembelihan hewan kurban bukan hanya simbolik, tetapi mencerminkan nilai solidaritas sosial dan kepedulian kepada sesama, terutama kaum fakir miskin.
“Berbagi daging kurban kepada tetangga, keluarga, dan mereka yang membutuhkan adalah bentuk nyata dari kepedulian dan kesetaraan,” tambahnya.
Idul Adha, lanjutnya, juga merupakan momentum pembersihan diri dari sifat egois dan cinta dunia yang berlebihan. Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan perayaan ini sebagai momen introspeksi dan penguatan iman.
“Hidup bukan hanya soal memiliki, tapi juga tentang berbagi, mengabdi, dan rela berkorban demi nilai yang lebih tinggi,” tutupnya.
Acara pelepasan pawai ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua TP PKK Tapteng, perwakilan Danrem 023/KS, Kakan Kemenag Tapteng, Wakil Ketua DPRD Tapteng, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta tamu undangan lainnya.
Pawai Takbiran berlangsung semarak dengan iringan gema takbir dan dekorasi kendaraan hias bernuansa Islami, menciptakan suasana penuh kebersamaan dan keberkahan menjelang Hari Raya Idul Adha.(*)



























Discussion about this post