Oleh Azis
SIMALUNGUN | – Ketua Fraksi Demokrat Kabupaten Simalungun Johannes Sipayung SE, melaksanakan kegiatan reses pertama di tahun 2022, dimana kegiatan reses adalah hal wajib dilakukan setiap anggota DPRD diluar sidang, untuk menampung aspirasi dari masyarakat khususnya didaerah pemilihannya.
Diketahui Johannes Sipayung SE berada di dapil 5, yang meliputi 4 kecamatan. Kali ini beliau melaksanakan reses di Nagori Buntu Turunan, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun. Pada Rabu (09/03/2022).
Reses pertama di Tahun 2022 yang dilaksanakan Johannes Sipayung SE, mencakup 2 Nagori, yaitu Nagori Buntu Turunan dan Nagori Bosar Nauli. Mengingat masih pamdemi Covid-19, Masyarakat yang di hadirkan juga terbatas, hanya tokoh masyarakat Buntu Turunan dan Tokoh masyarakat Bosar Nauli.
Di kegiatan tersebut, hadir diantaranya, Anggota DPRD Simalungun Johannes Sipayung SE, Pangulu Buntu Turunan Roberton Nainggolan SE, Pangulu Bosar Nauli Suriaten, Babinsa Sertu Joni Hasibuan, Kapos Hatonduhan Aiptu H. Tampubolon, Kapuskesmas Dr Marisa Terge Nainggolan, Ketua Maujanah, para Gamot, perangkat desa dan beberapa tokoh masyarakat.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, di lanjutkan doa bersama, kemudian pembukaan disampaikan oleh Pangulu Buntu Turunan Roberton Nainggolan SE.
Dalam pidatonya, Roberton Nainggolan menjelaskan beberapa persoalan, yang selama ini sangat diharapkan oleh masyarakat Buntu Turunan dan Bosar Nauli.
Terutama persoalan Infrastruktur jalan yang kian hari kian rusak, meski sudah dilaksanakan kegiatan Marharoan Bolon, namun beberapa titik masih sangat rawan untuk dilintasi warga masyarakat Buntu Turunan dan Bosar Nauli.
Dia juga berkali-kali menyampaikan kepada publik bahwa sebenarnya jalan yang cocok disebut jalan alternatif menuju kawasan wisata Danau Toba adalah jalan dari Buntu Turunan dan Bosar Nauli tembus ke Gersib.
Yang Perlu dibenahi sebenarnya hanya 14 KM saja, masuk ke kawasan TPL jalan sudah mulus, bila jalan ini bagus untuk mencapai kawasan Danau Toba hanya memerlukan waktu setengah jam, kata Berton.
Bisa ke Simpang Ambolon dan Simpang palang, dijamin tak ada kemacetan, bila pemerintah benar-benar serius untuk melakukan percepatan peningkatan objek wisata Danau Toba yang menjadi destinasi wisata andalan, maka jalan ini perlu mendapatkan perhatian khusus, ungkapnya.
Menyikapi persoalan Infrastruktur, Johannes Sipayung memberikan beberapa jawaban, tentu apa yang disampai masyarakat akan kita bawa ke paripurna, untuk di tahun 2022 kita sudah memasukan data ke sistim, yang dalam waktu dekat mungkin akan segera dilaksanakan perbaikan dijalan Buntu Turunan dan Bosar Nauli. Kata Johanes Sipayung.
Hal senada juga disampaikan Gamot Huta 1 Pak Saidi, Dia berharap hadirnya Anggota DPRD Simalungun reses di Nagori Buntu Turunan dan Bosar Nauli, mampu membawa angin segar untuk perbaikan infrastruktur, katanya.
Sementara Dari kaum ibu mewakili Ibu-ibu PKK juga berharap hal yang sama, Infrastruktur jalan menjadi akses utama bagi masyarakat, hadirnya pak Sipayung kami sangat berharap bisa membawa perubahan, menyampaikan aspirasi yang sudah kami utarakan tadi. Ucapnya.
Diakhir acara, Pangulu Buntu Turunan Roberton Nainggolan SE didampingi Pangulu Bosar Nauli dan Perangkat desa, memberikan oleh-oleh untuk Anggota DPRD Simalungun Johannes Sipayung yaitu Nanas Raja BunTur yang menjadi aikon Nagori tersebut.(*)
No Result
View All Result
Discussion about this post