Proyek parit isolasi yang dilakukan oleh pihak PTPN IV Unit Laras yang dikerjakan tepat dibelakang 2 bangunan gedung sekolah dasar negeri yaitu SD.Neg.No.091663 dan SD.Neg.No.091665 Yang terletak di Nagori laras Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun menuai kritik dari berbagai pihak.
Parit isolasi PTPN IV Dolok ILir yang sangat membahayakan
Pasalnya, dengan digalinya parit isolasi dengan dalam 4 M itu berdampak pada pondasi bangun gedung milik pemerintah tersebut. Karena akan berdampak kepada kekuatan struktur tanah dan sewaktu-waktu akan mengakibatkan longsor akibat gerusan air hujan yang belakangan ini sangat ekstrim.
Parit isolasi sedalam 4 meter dan lebar 2,5 meter dengan panjang sejajar dengan bangunan sekolah itu dianggap sangat membahayakan keselamatan para pelajar yang sewaktu waktu tidak dapat terkontrol oleh guru pengajar.
LSM PAB (Peduli Anak Bangsa) melalui Wh.Butar- butar, mengatakan kepada media, Rabu 28/9/2021,bahwa menurutnya sebelum pelaksanaan pengerjaan parit isolasi tersebut pihak PTPN IV Unit laras tidak pernah mengadakan koordinasi dengan Pemerintah setempat ataupun pihak Dinas terkait dan langsung melakukan peggalian parit yang tepat nya di lokasi sepanjang belakang bangunan gedung sekolah.
Korwil (Koordinator wilayah) Sekolah dasar (SD) Kec.Bandar huluan Kab.Simalungaun melayangkan surat secara resmi kepada pihak manajemen PTPN4 unit kebun Laras terkait pekerjaan parit isolasi tersebut setelah sebelumnya berkoordinasi dengan Camat Kec.Bandar huluan Ibu Masrah.S.H. Berdasar kan surat Korwil SD No.420/233/Korwil BH/2021.
Menanggapi isi surat tersebut pihak PTPN4 Unit Laras menyebut akan memasang kawat pengaman (kawat duri) disepanjang parit isolasi.
Sementara itu LSM Peduli Anak Bangsa (PAB) Wh. Butar – butar juga menyebut bahwa pihaknya juga telah melayangkan surat resmi kepada Anggota DPRD Simalungun komisi IV dari Partai Demokrat Erna br.Purba agar menindak lanjuti permasalahan di lokasi bangunan 2 SD Negeri yang masih dipergunakan tersebut.(*)
Discussion about this post