Komitmen mendukung lahirnya generasi muda yang berkarakter dan berjiwa nasionalis ditunjukkan Kepala Desa Gunung Pane, Zul Ahmad Lubis, dengan menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) I dan Seminar Kebangsaan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tebing Tinggi. Kehadirannya menjadi simbol dukungan terhadap peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam membangun masa depan bangsa.

Oleh Budiman Manik
TEBING TINGGI – Kepala Desa Gunung Pane, Zul Ahmad Lubis, menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) I dan Seminar Kebangsaan yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tebing Tinggi di Pondok Bagelen, Kota Tebing Tinggi, Rabu (10/6/2026).
Kehadiran Zul Ahmad Lubis dalam agenda tersebut merupakan bentuk apresiasi dan dukungan terhadap aktivitas organisasi kemahasiswaan yang memiliki peran strategis dalam memperkuat karakter generasi muda, memperluas wawasan kebangsaan, serta menanamkan nilai-nilai nasionalisme di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.
Konfercab I GMNI Tebing Tinggi menjadi momentum bersejarah bagi organisasi tersebut. Pasalnya, kegiatan itu merupakan konferensi cabang pertama sejak DPC GMNI Tebing Tinggi berdiri. Sejumlah tokoh dan pengurus GMNI dari tingkat cabang hingga pusat turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua DPP GMNI, Frans Simanjuntak. Turut hadir Ketua DPD GMNI Sumatera Utara, Armando Sitompul, Ketua DPC GMNI Tebing Tinggi, Rio Samuel Manurung, serta Ketua Panitia, Sarinah Juwita.
Selain agenda Konfercab, DPC GMNI Tebing Tinggi juga menggelar Seminar Kebangsaan yang menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Hj. Devita Mesayu, S.H., M.Hum., selaku Kepala Bidang Perlindungan Hak Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Provinsi Sumatera Utara, serta Rizki Hasanah Nasution, S.Pd., M.Si., Kepala SMK Negeri 2 Tebing Tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, Zul Ahmad Lubis mengaku kehadirannya merupakan bentuk penghormatan terhadap undangan yang diberikan sekaligus dukungan kepada para mahasiswa yang tergabung dalam GMNI.
“Saya hadir di acara Konfercab dan Seminar Kebangsaan yang diselenggarakan DPC GMNI Tebing Tinggi sebagai undangan. Prinsip saya, apabila diundang, saya akan berusaha hadir, terlebih yang mengundang adalah adik-adik mahasiswa yang tergabung dalam GMNI,” ujar Zul Ahmad Lubis.
Menurutnya, mahasiswa merupakan kekuatan intelektual yang memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan. Karena itu, berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas berpikir, kepemimpinan, serta semangat kebangsaan di kalangan mahasiswa patut mendapatkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
“Mahasiswa memiliki peran penting dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, daerah, dan bangsa. Kegiatan yang memperkuat wawasan kebangsaan dan kualitas intelektual generasi muda harus terus didorong,” katanya.
Usai seluruh rangkaian kegiatan berakhir, Zul Ahmad Lubis bersama jajaran pengurus dan peserta Konfercab I GMNI Tebing Tinggi mengikuti sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan sekaligus dukungan terhadap suksesnya penyelenggaraan konferensi perdana tersebut.
Momentum Konfercab I GMNI Tebing Tinggi ini diharapkan tidak hanya melahirkan kepemimpinan organisasi yang baru, tetapi juga memperkuat semangat nasionalisme dan peran mahasiswa sebagai motor perubahan dalam menjaga keutuhan bangsa dan mengawal pembangunan daerah.(*)



























Discussion about this post