Oleh BaBE
TANJUNG BALAI – Komitmen mendorong transformasi digital di daerah kembali ditegaskan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar bersama Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Kamis (23/4/2026). Forum strategis ini menjadi titik penting dalam memperkuat sinergi lintas instansi guna memperluas implementasi transaksi non-tunai yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong akselerasi digitalisasi daerah melalui penyelenggaraan High Level Meeting (HLM) TP2DD bersama Pemerintah Kota Tanjungbalai.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, Ahmadi Rahman, melalui keterangan resmi yang disampaikan bidang kehumasan kepada media, menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi forum penting bagi para pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam memperluas digitalisasi transaksi pemerintah daerah.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, dan dihadiri oleh sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah, di antaranya Bank Sumut KC Tanjungbalai, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan, Pangan dan Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, serta Direktur RSUD Kota Tanjungbalai.
Ahmadi Rahman menegaskan, digitalisasi transaksi pemerintah daerah memiliki peran krusial dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah. Selain itu, penerapan sistem pembayaran non-tunai dinilai mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak dan retribusi, sekaligus mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak.
Melalui HLM TP2DD ini, para peserta juga melakukan evaluasi terhadap capaian implementasi digitalisasi yang telah berjalan, mengidentifikasi berbagai tantangan, serta merumuskan strategi percepatan ke depan. Fokus utama diarahkan pada perluasan kanal pembayaran digital, integrasi sistem, serta peningkatan literasi digital masyarakat.
“Penyelenggaraan HLM TP2DD ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendorong akselerasi digitalisasi daerah melalui penguatan kolaborasi lintas instansi. Sinergi ini diharapkan mampu mengoptimalkan sistem pembayaran digital, memperluas transaksi non-tunai, memudahkan pembayaran pajak dan retribusi, meningkatkan kepatuhan wajib bayar, serta memperkuat transparansi pengelolaan keuangan daerah,” ujar Ahmadi.
Lebih lanjut, Bank Indonesia Pematangsiantar juga menegaskan dukungannya dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital di daerah, termasuk melalui penyediaan infrastruktur sistem pembayaran serta pendampingan kepada pemerintah daerah.
Dengan terselenggaranya HLM TP2DD ini, diharapkan digitalisasi transaksi pemerintah daerah di Kota Tanjungbalai dapat semakin optimal, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.(*)



























Discussion about this post