Oleh Nico
Pematangsiantar – Rumah Sakit (RS) Murni Teguh Horas Insani Pematangsiantar menerima penghargaan bergengsi World Stroke Organization (WSO) Angels Award Diamond. Penghargaan ini menjadi pengakuan internasional atas standar pelayanan stroke yang cepat, tepat, dan terintegrasi di rumah sakit tersebut.
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdako Dedy Tunasto Setiawan, berharap capaian ini dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, tidak hanya di RS Murni Teguh Horas Insani tetapi di seluruh fasilitas kesehatan di Kota Pematangsiantar.
“Penghargaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi institusi rumah sakit, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kota Pematangsiantar,” ujar Dedy dalam acara penganugerahan di lantai 4 RS Murni Teguh Horas Insani, Jalan Medan, Kelurahan Naga Pitu, Kecamatan Siantar Martoba, Senin (20/04/2026).
Atas nama Pemko Pematangsiantar, Dedy menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Ia menekankan bahwa penanganan stroke adalah tantangan besar yang membutuhkan kecepatan, ketepatan, dan koordinasi tim medis yang baik. Raihan ini membuktikan layanan kesehatan di kota tersebut telah memenuhi standar internasional.
Pemerintah Kota berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan pelayanan kesehatan demi mewujudkan masyarakat yang cerdas, sehat, kreatif, dan selaras.
Kinerja Signifikan: 32 Pasien Ditangani, 13 Terima Trombolisis
Direktur RS Murni Teguh Horas Insani, dr Herman Ramli, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil perjalanan panjang. Komitmen dimulai pada 12 Juli 2025 dengan mengikuti pelatihan Code Stroke dan penguatan jaringan Emergency Medical Service (EMS) di Kantor Gubernur Sumatera Utara.
Hasilnya, dalam periode Oktober 2025 hingga Maret 2026, RS menangani 32 pasien Code Stroke, dengan 13 pasien berhasil mendapatkan terapi trombolisis (pelarutan sumbatan). Hasil klinis menunjukkan outcome yang baik, membuktikan efektivitas sistem penanganan yang responsif terhadap waktu (golden period).
Keberhasilan ini didukung tim multidisiplin terlatih, mulai dari tim emergency, dokter spesialis neurologi, radiologi, farmasi, laboratorium, ambulans, hingga petugas registrasi.
Edukasi Masyarakat Kunci Keberhasilan
Consultant WSO Angels untuk wilayah Jakarta dan Sumatera, dr Henny Pristiwa Oktaviani, menyebut RS Murni Teguh Horas Insani termasuk rumah sakit di Indonesia yang menerima penghargaan WSO. Sejak masuk ke Indonesia tahun 2017, sudah ada 150 RS penerima penghargaan, dan targetnya lebih dari 500 RS.
Ia menekankan perlunya dukungan pemerintah daerah dan edukasi masif ke masyarakat, termasuk ke sekolah dasar. “Butuh edukasi ke masyarakat meskipun rumah sakit dan sarana lainnya sudah siap. Saatnya kita fokus ke edukasi masyarakat, termasuk ke sekolah-sekolah,” ujar Henny.
Senada, Direktur Operasional PT Murni Sadar Tbk, dr Jong Khai MARS, menambahkan bahwa edukasi gejala stroke sudah bisa diberikan kepada murid kelas 4 SD ke atas. Ia juga mengingatkan bahwa pengobatan stroke sudah ditanggung BPJS Kesehatan.
RS Murni Teguh Horas Insani kini menyandang status sebagai ready stroke hospital (rumah sakit yang siap melayani stroke). Ke depan, RS berkomitmen memperluas edukasi ke masyarakat Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun untuk meningkatkan deteksi dini dan respons cepat, guna menekan angka kecacatan dan kematian akibat stroke.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan Anugerah WSO Angels Award Diamond oleh dr Henny kepada RS Murni Teguh Horas Insani, serta testimoni dari mantan pasien stroke yang telah sembuh.



























Discussion about this post