Oleh BaBE
SIMALUNGUN — Menjelang berakhirnya tahun anggaran 2025, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Ahmad Saragih bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Simalungun Munawal Hadi, SH, MH, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah ruas jalan yang tengah dibangun di Kecamatan Tapian Dolok dan Bandar Huluan, Sumatera Utara, Senin (15/12/2025).
Kunjungan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam memastikan kualitas pembangunan infrastruktur berjalan sesuai perencanaan, tepat sasaran, serta bebas dari penyimpangan. Turut mendampingi dalam kegiatan ini sejumlah pimpinan perangkat daerah, di antaranya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Hotbinson Damanik, Kepala Dinas Kesehatan Edwin Tony SM Simanjuntak, Plt Kepala Dinas Perhubungan Mudahalam Purba, beberapa Plt kepala dinas lainnya, Camat Tapian Dolok Juraini Purba, Camat Bandar Huluan Akbar P. Siregar, Camat Dolok Batu Nanggar Siti Aminah Siregar, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Sebelum meninjau proyek jalan, Bupati dan rombongan terlebih dahulu melihat langsung berbagai pelayanan publik yang dipusatkan di Kantor Camat Tapian Dolok. Usai peninjauan layanan, rombongan bergerak ke Nagori Dolok Kahean untuk memantau proses pengaspalan jalan yang sedang berlangsung.
Kepala Dinas PUTR Hotbinson Damanik menjelaskan bahwa peninjauan difokuskan pada tiga titik utama pembangunan jalan.
“Pertama, pengaspalan jalan sepanjang 2,5 kilometer di Nagori Dolok Kahean. Kedua, preservasi jalan Simpang Mangga–Tugu Sujono sepanjang 1,1 kilometer yang didanai melalui Dana Inpres. Ketiga, pengaspalan ruas Serbalawan Kecamatan Dolok Batu Nanggar menuju Bandar Huluan sepanjang 6,7 kilometer,” terangnya.
Hotbinson menambahkan, seluruh proyek tersebut ditargetkan rampung pada akhir Desember 2025. Ia juga menyebutkan bahwa untuk ruas Simpang Mangga–Tugu Sujono, dari total usulan sepanjang 13 kilometer, baru terealisasi 1,1 kilometer pada tahun ini dan akan dilanjutkan pada tahun anggaran 2026.
“Jalan yang dibangun merupakan jalan kelas III dengan batas maksimal beban kendaraan 8 ton,” tegasnya.
Saat meninjau langsung lokasi pengaspalan di Kecamatan Tapian Dolok, Bupati Anton Ahmad Saragih menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur yang telah dibangun.
Bupati menginstruksikan Camat Tapian Dolok untuk segera menginisiasi pertemuan bersama masyarakat dari tiga nagori, yakni Dolok Kahean, Pematang Dolok Kahean, dan Naga Dolok, serta melibatkan pihak perusahaan seperti PT Bridgestone Rubber Estate, PT Timberland, pengusaha serundeng, dan pelaku usaha setempat.
“Pertemuan ini penting untuk menyusun langkah konkret perawatan jalan ke depan agar usia pakainya lebih panjang,” ujar Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan peringatan keras terhadap kendaraan yang melanggar batas tonase.
“Kami menemukan truk dengan muatan hingga 10 ton. Jika ini terus dibiarkan, jalan yang baru dibangun tidak akan bertahan lama,” tegasnya.
Sementara itu, di Kecamatan Bandar Huluan, Bupati menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas alokasi Dana Inpres yang digunakan untuk pembangunan ruas jalan Simpang Mangga–Tugu Sujono.
Bupati juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap berhati-hati.
“Jalan yang sudah bagus justru sering memicu kelalaian pengendara. Mari kita rawat dan jaga bersama agar jalan ini awet dan bermanfaat jangka panjang,” pungkasnya.
Pembangunan infrastruktur ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kasiano Aman Sinaga, warga Kecamatan Bandar Huluan, dan Fajar, warga Nagori Dolok Kahean, menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah.
“Kami sudah lama menantikan perbaikan jalan ini. Sekarang akhirnya terwujud. Semoga Presiden dan Bupati selalu diberikan kesehatan agar pembangunan terus berlanjut,” ujar Kasiano.
Hal senada disampaikan Fajar.
“Jalan ini sangat membantu aktivitas kami sehari-hari. Kami siap ikut menjaga dan merawatnya agar tetap awet,” katanya. (*)



























Discussion about this post