Oleh BaBE
SIMALUNGUN – Kepemimpinan yang humanis dan penuh empati kembali ditunjukkan Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M. Minggu sore (14/12/2025). Di tengah suasana haru, ia secara langsung melepas bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak banjir dan longsor akibat siklon tropis di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga.
Pelepasan bantuan berlangsung di halaman Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Simalungun, Jalan Asahan KM VII, Kecamatan Siantar, sekitar pukul 15.30 WIB. Namun kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Di balik ratusan kotak bantuan yang tersusun rapi, tersimpan kisah kerja keras tanpa henti selama dua hari penuh dari dapur umum Polres Simalungun yang dipimpin langsung oleh sang Kapolres.
Saat dikonfirmasi Minggu malam sekitar pukul 19.40 WIB, pihak Polres Simalungun menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat melalui program kemanusiaan Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara, yang diprakarsai langsung oleh Kapolres.
“Kami tidak bisa tinggal diam melihat saudara-saudara kita di Tapanuli Tengah dan Sibolga tertimpa musibah. Ini bukan hanya tugas, tapi panggilan kemanusiaan. Sebagai sesama anak bangsa, kita wajib saling membantu,” tegas AKBP Marganda Aritonang.
Kapolres yang dikenal dekat dengan anggotanya ini tampak terharu menyaksikan hasil kerja tim. Bersama Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ny. Nanik M. Aritonang, Wakapolres, dan seluruh jajaran pimpinan, ia memastikan setiap detail bantuan dipersiapkan dengan maksimal.
“Saya turun langsung memantau dapur umum. Saya pastikan makanan yang dikirim bergizi, berkualitas, dan layak konsumsi. Ini untuk saudara-saudara kita yang sedang dalam kesulitan,” tambahnya.
Yang membuat bantuan ini istimewa, seluruh makanan yang dikirim merupakan makanan siap saji hasil masakan dapur umum Polres Simalungun, bukan makanan instan kemasan. Selama dua hari, Bhayangkari, Polwan, ASN, dan pegawai honorer bekerja tanpa lelah di bawah koordinasi langsung Kapolres dan Ketua Bhayangkari.
Total bantuan yang dikirim mencapai 1.620 bungkus makanan siap konsumsi dan 1.250 lembar kain sarung.
Untuk Kabupaten Tapanuli Tengah, dikirim 13 kotak berisi 810 bungkus makanan serta 3 bal kain sarung berisi 625 lembar.
Sementara untuk Kota Sibolga, dikirim 14 kotak berisi 810 bungkus makanan dan 3 bal kain sarung berisi 625 lembar.
Menu yang disiapkan terdiri dari sambal teri, tempe, kentang, dan kacang—dipilih secara khusus karena bergizi, tahan lama, dan mudah dikonsumsi.
“Sambal teri sebagai protein, tempe protein nabati, kentang sebagai karbohidrat, dan kacang untuk nutrisi tambahan. Semua dimasak dengan niat tulus dan penuh kasih,” jelas Kapolres.
Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun, Ny. Nanik M. Aritonang, mengungkapkan bahwa Kapolres beberapa kali turun langsung ke dapur umum untuk memberi semangat dan memastikan kualitas masakan.
“Bapak Kapolres bahkan ikut mencicipi masakan. Itu membuat kami semakin semangat bekerja,” ungkapnya.
Wakapolres Simalungun KOMPOL Edi Sukamto, S.H., M.H. menambahkan bahwa kepemimpinan Kapolres menjadi inspirasi bagi seluruh personel.
“Beliau bukan hanya memberi perintah, tapi terjun langsung. Itu yang membuat kami bekerja dengan hati,” ujarnya.
Tak hanya dari internal Polres, bantuan juga mengalir dari masyarakat Kabupaten Simalungun berupa kain sarung, pakaian wanita, dan pampers yang ikut dimuat dalam pengiriman.
“Ini bukti kepercayaan masyarakat kepada Polres Simalungun dan kepemimpinan Kapolres,” ujar Kabag Ops KOMPOL M. Manik, S.H., M.H.
Bantuan diangkut menggunakan truk boks Dalmas yang dikemudikan Bripda Elkananda Saragih, dengan pengawalan patroli Samapta double cabin oleh Bripda Rajomat Purba.
Sebelum keberangkatan, kegiatan diawali dengan doa bersama. Kapolres memberikan arahan penuh makna kepada personel yang bertugas.
“Kalian membawa misi kemanusiaan. Jaga keselamatan, pastikan bantuan ini sampai dengan selamat. Ini hasil kerja keras kita bersama,” pesannya.
Penyaluran bantuan akan didampingi Kabag Log KOMPOL P. Butar Butar, S.H. dan Kasat Samapta AKP Rudi Handoko, S.H., M.H., berkoordinasi dengan Polres Tapanuli Tengah dan Polres Sibolga.
Sekira pukul 16.30 WIB, truk bermuatan bantuan bergerak meninggalkan Mapolres Simalungun—membawa harapan, empati, dan solidaritas untuk saudara-saudara yang tengah dilanda musibah.(*)



























Discussion about this post