
Oleh BaBE
PEMATANGSIANTAR — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-95 Al Jam’iyatul Washliyah Kota Pematangsiantar berlangsung meriah dan penuh makna. Sepekan penuh, mulai 23 hingga 30 November 2025, ribuan warga tumpah ruah mengikuti beragam kegiatan keagamaan, sosial, seni, hingga kemasyarakatan yang digelar di Lapangan Sekolah Al-Jam’iyatul Washliyah, Jalan Rajamin Purba.
Semarak perayaan menuju satu abad organisasi Islam ini terlihat sejak hari pertama. Ketua Panitia, Heri Kistanto, didampingi Sekretaris Muliadi Sabil dan Bendahara Hendrianto, menjelaskan bahwa rangkaian acara telah disusun padat dan variatif untuk melibatkan seluruh unsur masyarakat.
“Puncak kegiatan diawali dengan lomba mewarnai tingkat SD yang diikuti 125 peserta, serta lomba pildacil dengan 56 peserta putra dan putri. Kedua perlombaan ini berlangsung satu hari penuh, disusul berbagai kegiatan lainnya sepanjang pekan. Pada Sabtu, 29 November, masyarakat umum akan mengikuti pawai takruf atau gerak jalan santai dengan doorprize menarik. Puncaknya, 30 November, akan digelar tabligh akbar,” ujar Heri, Minggu (23/11/2025).
Heri menegaskan, usia ke-95 bukan sekadar angka, melainkan momentum penting bagi Al Washliyah untuk kembali meneguhkan peran sebagai organisasi Islam yang tumbuh dari masyarakat dan tetap konsisten menjaga nilai-nilai dakwah, ukhuwah, dan tarbiyah.
“Ini bukan hanya perayaan. Ini ruang untuk memperkuat jati diri, mempererat persaudaraan, dan menghidupkan kembali semangat dakwah sesuai khittoh perjuangan Al Washliyah,” ucapnya.
Panitia juga memastikan bahwa seluruh kegiatan digelar sesuai arahan Ketua PD Al Washliyah Pematangsiantar, Muhammad Ishak Hutasuhut, demi menjaga marwah organisasi menjelang usia satu abad.
ANTUSIAS PESELARAN : RATUSAN SISWA-SISWI PADATI ARENA LOMBA
Pantauan di lokasi menunjukkan atmosfer penuh keceriaan. Ratusan siswa-siswi SD beserta para orang tua memadati arena lomba sejak pagi. Sorak dukungan, gelak tawa, hingga lantunan ayat suci dari peserta pildacil menciptakan suasana religius yang hangat.
Salah satu peserta pildacil putra, Fathan Sakhi Zaidan, siswa kelas 6 MIS Amaliyah, mengaku bangga bisa tampil di ajang ini.
“Kegiatan seperti ini sangat bagus untuk melatih mental kami sebagai dai muda. Semoga setiap tahun semakin berkembang,” ucapnya penuh percaya diri.
Tak hanya pildacil, lomba mewarnai juga menjadi daya tarik tersendiri. Seorang peserta menuturkan bahwa kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengekspresikan bakat seni dan menambah teman baru.
“Seru sekali! Kami bisa belajar warna, semakin kreatif, dan bertemu teman-teman baru. Semoga tahun depan ada lomba yang lebih besar lagi,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu guru pendamping menambahkan bahwa perlombaan mewarnai memiliki nilai edukatif yang penting.
“Mewarnai bukan sekadar permainan. Ini melatih motorik halus anak, mengasah kreativitas, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri. Kegiatan seperti ini sangat positif bagi perkembangan mereka,” tegasnya.
MENUJU SATU ABAD AL-WASHLIYAH SIANTAR PERKUAT PERAN DI MASYARAKAT
Perayaan HUT ke-95 ini diharapkan menjadi pembuka semangat baru bagi Al Jam’iyatul Washliyah Kota Pematangsiantar dalam memperluas peran sosial, pendidikan, dan dakwah di tengah masyarakat.
Dengan rangkaian acara yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan, panitia optimistis momentum besar ini akan memperkuat silaturahmi, melahirkan generasi muda berkarakter Islami, dan meningkatkan partisipasi publik dalam kegiatan keagamaan.
Perayaan masih akan berlanjut hingga 30 November, dan acara puncak berupa tabligh akbar diprediksi akan menjadi magnet bagi ribuan jamaah dari berbagai penjuru kota.(*)


























Discussion about this post