Oleh Syarifuddin
TAPANULI TENGAH — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sejak Senin sore menyebabkan sejumlah kawasan terendam banjir. Merespons kondisi tersebut, Ketua TP PKK Tapteng Ny. Rismawaty Masinton Pasaribu, bersama Staf Ahli I TP PKK Tapteng Ny. Masnoni Mahmud Efendi, turun langsung menyalurkan bantuan kepada warga terdampak pada Selasa (18/11/2025).
Kunjungan itu dilakukan Pemerintah Kabupaten Tapteng melalui TP PKK sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
“Kedatangan kami sebagai wujud kepedulian TP PKK dan Pemkab Tapteng. Kami merasakan apa yang dirasakan masyarakat yang terdampak banjir,” ujar Ketua TP PKK Tapteng, Ny. Rismawaty Masinton Pasaribu.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban warga serta meningkatkan semangat untuk bangkit dan kembali beraktivitas.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, karena menurut BMKG cuaca ekstrem diprediksi masih akan berlangsung beberapa hari ke depan,” tambahnya.
Bantuan yang diberikan berupa beras, mi instan, minyak goreng, dan telur, disalurkan kepada warga di lima wilayah terdampak, yaitu:
- Kelurahan Lubuk Tukko, Kecamatan Pandan
- Kelurahan Pondok Batu, Kecamatan Sarudik
- Kelurahan PO Hurlang, Kecamatan Kolang
- Kelurahan Kolang Nauli, Kecamatan Kolang
- Desa Hurlang Muara Nauli, Kecamatan Kolang
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan diprioritaskan bagi warga yang rumahnya terendam dan mengalami kerugian akibat banjir.
Turut mendampingi kegiatan tersebut antara lain:
- Plt. Sekretaris Daerah Tapteng
- Kadis Lingkungan Hidup Tapteng
- Kepala BPBD Tapteng
- Plt. Kadis Kesehatan Tapteng
- Plt. Kadis Sosial Tapteng
- Pltc. Kasat Pol PP Tapteng
- Plt. Kabag Umum Setdakab Tapteng
- Camat Pandan, Camat Sarudik, Camat Kolang
- Kapolsek Kolang
- Perwakilan Danramil Kolang
- Warga penerima bantuan
Kehadiran unsur pimpinan daerah ini menunjukkan sinergi Pemkab Tapteng dalam memastikan bantuan darurat dapat diterima masyarakat secara cepat dan tepat.(*)



























Discussion about this post