Oleh Nico
PEMATANGSIANTAR – Sebanyak empat orang Pegawai Negeri Sipil (ASN) Kantor Pertanahan Kabupaten Simalungun mengikuti Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Penata Pertanahan Ahli Pertama. Ujian ini merupakan langkah strategis Kementerian ATR/BPN untuk memastikan kualitas dan profesionalitas SDM dalam mendukung layanan pertanahan yang semakin digital.
Uji kompetensi ini dirancang untuk mengukur kemampuan teknis, pemahaman regulasi, serta kesiapan sumber daya manusia pada jenjang fungsional awal. Keikutsertaan pegawai dari Simalungun menunjukkan komitmen kuat instansi dalam meningkatkan kapasitas SDM guna mendorong pelayanan yang lebih profesional dan responsif.
Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Pertanahan Kabupaten Simalungun, Antonius Jadi Muli Ginting, menyatakan bahwa uji kompetensi ini lebih dari sekadar pemenuhan syarat jabatan.
“Kami mendukung penuh peningkatan kompetensi pegawai. Uji kompetensi ini bukan sekadar syarat jabatan, tetapi upaya nyata agar layanan pertanahan semakin profesional dan responsif,” tegas Ginting saat diwawancarai, Selasa (18/11/2025).
Ia menekankan bahwa penguasaan terhadap regulasi dan teknologi informasi menjadi kunci keberhasilan dalam penataan pertanahan ke depan. Menurutnya, para pegawai harus mampu beradaptasi dengan perubahan, terutama dalam pemanfaatan layanan digital seperti Sentuh Tanahku dan berbagai aplikasi pertanahan lainnya.
“Pegawai harus siap dengan perubahan, terutama dalam pemanfaatan layanan digital seperti Sentuh Tanahku dan aplikasi pertanahan lainnya,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan uji kompetensi ini, diharapkan para peserta tidak hanya memenuhi unsur administratif kenaikan jabatan, tetapi juga secara substantif dapat meningkatkan kualitas kerja. Pada akhirnya, hal ini akan mendukung terwujudnya pelayanan pertanahan yang lebih cepat, tepat, dan berintegritas bagi masyarakat.



























Discussion about this post