
Oleh Redaksi
Simalungun – Suasana haru, bangga, dan penuh semangat kebersamaan menyelimuti peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Batalyon Infanteri 122/Tombak Sakti, yang digelar di Garasi Yonif 122/Tombak Sakti, Jalan Melanthon Siregar, Marihat, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Selasa (4/10/2025).
Acara yang berlangsung meriah dan khidmat ini dihadiri langsung oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.
Dibuka dengan doa yang dipimpin oleh Tuan Guru Batak, Syekh Ahmad Sabban el-Rahmaniy Rajaguguk, suasana acara terasa penuh keberkahan dan refleksi mendalam atas perjuangan panjang prajurit Tombak Sakti dalam menjaga kedaulatan negara.
Momen Penuh Makna: Dari Doa hingga Refleksi Perjuangan
Dalam sambutannya, Danyonif 122/Tombak Sakti, Letkol Inf Wahidin Sobar, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kehadiran seluruh tamu undangan. Ia menegaskan bahwa peringatan HUT bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momen sakral untuk mengenang sejarah perjuangan dan pengorbanan para prajurit.
“Hari ulang tahun ini bukan sekadar perayaan rutin, melainkan saat untuk meneguhkan kembali semangat juang dan menatap masa depan dengan lebih disiplin dan tangguh,” ujar Letkol Wahidin dengan nada bergetar penuh haru.
Danyonif juga mengingatkan bahwa pengalaman masa lalu, termasuk kegagalan dalam tugas, menjadi cermin berharga bagi setiap prajurit agar tetap rendah hati dan berhati-hati dalam setiap langkah, baik di home base maupun di medan operasi.
Sementara itu, Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh keluarga besar Yonif 122/Tombak Sakti.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Simalungun, saya mengucapkan Dirgahayu Batalyon Infanteri 122/Tombak Sakti. Semoga semakin kuat, solid, dan terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat serta bangsa,” ujar Bupati dengan penuh semangat.
Bupati juga menyoroti tantangan zaman di tengah perkembangan teknologi dan informasi yang begitu pesat. Ia berharap agar prajurit tidak hanya tangguh menjaga keamanan negara, tetapi juga menjadi sahabat masyarakat yang mampu menumbuhkan semangat cinta tanah air.
“Prajurit sejati bukan hanya penjaga perbatasan, tapi juga penjaga harapan rakyat,” tegas Bupati, disambut tepuk tangan meriah para hadirin.
Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun, disertai penyematan tanda kekeluargaan oleh Danyonif kepada unsur Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat — melambangkan sinergi dan kebersamaan antara TNI dan seluruh elemen daerah.
Hadir dalam perayaan tersebut Danbrigif 7 Kolonel Inf Dadang Armada Sari, Walikota Siantar Wesly Silalahi, Kasrem 022/Pantai Timur Letkol Inf Binsar P. Simanjuntak, Kasbrigif Letkol Ahmad Afriyan Rangkuti, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, Kapolres Siantar AKBP Sah Udur Sitinjak, serta Danki Brimob AKP Lorensius Siahaan, dan jajaran pejabat lainnya.
Acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan semangat juang, pengabdian, dan persaudaraan yang menjadi identitas Yonif 122/Tombak Sakti selama lebih dari enam dekade.(*)



























Discussion about this post