
Oleh Kemas Niko
PEMATANG SIANTAR — Langit Kota Pematang Siantar pada Minggu pagi, 2 November 2025, menjadi saksi gegap gempita semangat kebangsaan ribuan kadet muda dalam Upacara Penutupan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang III Wilayah Kodam I/Bukit Barisan.
Kegiatan yang digelar di Lapangan Jenderal Soedirman Rindam I/BB, Jalan Argasari, Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari, berlangsung penuh khidmat dan meriah. Upacara ini dipimpin langsung oleh Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Rio Firdianto, dan menjadi momentum monumental dalam pembinaan generasi muda berkarakter kebangsaan.
Simbol Sinergi TNI-Polri untuk Generasi Emas Indonesia
Sorotan utama tertuju pada kehadiran Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., yang menunjukkan dukungan nyata Polri terhadap pembinaan generasi penerus.
“Kegiatan seperti Persami ini adalah ladang pembentukan karakter kepemimpinan dan kedisiplinan pelajar. Polri siap bersinergi dengan TNI untuk membangun generasi berintegritas tinggi,” tegas Kapolres Simalungun dalam wawancara usai upacara, Minggu (2/11/2025) sore.
Hadir pula Direktur Polisi Airud Polda Sumut Kombes Pol Pahala H.M Panjaitan, S.I.K., M.Si., mewakili Kapolda Sumatera Utara, yang menandai betapa seriusnya perhatian jajaran Polda terhadap kegiatan karakter bangsa ini.
Deretan Tokoh dan Pejabat Strategis Hadir Lengkapi Momentum Kebangsaan
Upacara penutupan ini menjadi ajang silaturahmi dan sinergi lintas lembaga. Dari unsur TNI AD, tampak hadir Kasetum Kodam I/BB Letkol Czi Sutrisno, S.T., M.I.P., Danrem 022/PT Kolonel Inf Sandi Kamidianto, S.I.P., M.I.P., serta Danrindam I/BB Kolonel Inf Abdul Razak Rangkuti, S.Sos, M.Han, M.Si.
Sementara dari unsur penegak hukum, Kajari Simalungun Irfan Hergianto, S.H., M.H. ikut memperkuat dukungan moral terhadap pembentukan karakter generasi muda yang berjiwa nasionalis.
Dari pemerintah daerah, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih, S.E., M.M., melalui Asisten I, hadir memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Kehadiran perwakilan Walikota Pematang Siantar dan unsur Forkopimda Korem 022/Pantai Timur dari tujuh kabupaten/kota menambah gemuruh suasana penuh kebanggaan.
Dukungan Korporasi dan Dunia Pendidikan: Simbol Gotong Royong Bangsa
Yang tak kalah menarik, kegiatan ini turut mendapatkan dukungan dari berbagai pihak strategis, mulai dari Penasehat Presiden RI Dr. J.R. Saragih, S.H., M.M., hingga Direktur Utama PT INALUM, PT STTC, PTPN IV Regional 1, PT HK, PT Meranti Land, dan PT Indo Rasa Prima Sukses.
“Pembinaan generasi muda adalah tanggung jawab moral seluruh elemen bangsa — pemerintah, aparat, dunia pendidikan, hingga dunia usaha,” ujar salah satu panitia pelaksana dengan penuh semangat.
Keterlibatan 20 kepala sekolah SMA dan SMK dari tujuh kabupaten/kota di wilayah Korem 022/Pantai Timur juga menunjukkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar upacara, melainkan gerakan moral pendidikan karakter bangsa.
Wujud Nyata Pembinaan Karakter dan Nasionalisme
Persami KKRI Gelombang III 2025 merupakan bagian dari program berkelanjutan Kodam I/Bukit Barisan yang menitikberatkan pada pelatihan kepemimpinan, kedisiplinan, kemandirian, dan cinta tanah air bagi para siswa menengah atas.
Melalui kegiatan ini, para kadet ditempa menjadi generasi tangguh yang siap menjadi pemimpin masa depan dengan integritas, mental baja, dan semangat kebangsaan yang kokoh.
“Kami ingin para peserta membawa pulang nilai-nilai luhur tentang disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air. Mereka inilah calon pemimpin bangsa yang akan menjaga merah putih tetap berkibar,” ungkap Mayjen TNI Rio Firdianto dalam amanatnya.
Kobaran Semangat dari Bukit Barisan
Upacara penutupan Persami KKRI 2025 bukan sekadar acara seremonial, melainkan manifestasi nyata semangat gotong royong dan cinta Tanah Air. Sorak semangat para kadet muda yang menggemakan yel-yel nasionalisme menjadi penanda bahwa generasi penerus bangsa masih teguh memegang nilai Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Di bawah langit Bukit Barisan yang biru, gema teriakan “NKRI Harga Mati!” dari ribuan peserta menjadi pesan kuat bahwa Indonesia memiliki masa depan yang tangguh — karena pemuda hari ini adalah pemimpin esok hari.(*)
No Result
View All Result
Discussion about this post