
Oleh Syarifuddin Simatupang
Tapanuli Tengah — Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Tapanuli Tengah, yang dirangkai dengan kegiatan Pendampingan Offline Penyusunan Roadmap ETPD 2026–2030.
Acara strategis ini digelar di Ruang Rapat Cendrawasih, Kantor Bupati Tapanuli Tengah, pada Kamis (23/10/2025).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan pentingnya momentum ini sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah untuk memperkuat transformasi digital di sektor keuangan daerah.
“Kegiatan hari ini merupakan langkah penting dalam melanjutkan komitmen kita untuk memperkuat transformasi digital di Tapanuli Tengah. Melalui TP2DD, kita mendorong seluruh transaksi keuangan daerah agar berjalan secara elektronik — transparan, akuntabel, dan efisien,” ujar Mahmud Efendi.
Menurutnya, sistem Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) menjadi fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang modern dan terbuka. Dengan penerapan sistem non-tunai, seluruh transaksi pendapatan dan belanja daerah dapat terpantau secara real-time, sehingga menghasilkan data akurat yang mendukung pengambilan kebijakan fiskal yang tepat sasaran.
Wakil Bupati menyampaikan bahwa TP2DD Kabupaten Tapanuli Tengah telah menunjukkan berbagai kemajuan signifikan dalam dua tahun terakhir.
Beberapa di antaranya adalah penerapan kanal pembayaran digital untuk pajak dan retribusi daerah, integrasi layanan keuangan melalui QRIS, hingga penerapan SP2D Online dan Cash Management System (CMS) daerah yang semakin tertib dan efisien.
“Keberhasilan implementasi ETPD sangat bergantung pada komitmen kolektif seluruh pihak. Mari kita jadikan TP2DD Tapanuli Tengah sebagai contoh daerah yang tangguh, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” tegas Mahmud Efendi.
“Dengan semangat kerja sama lintas sektor, saya yakin kita mampu mewujudkan pemerintahan digital yang efektif, bersih, dan melayani,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan Rakor HLM TP2DD tersebut dilanjutkan dengan paparan narasumber dari Universitas Indonesia, yang memaparkan strategi penyusunan Roadmap ETPD 2026–2030, disertai sesi diskusi interaktif dengan seluruh peserta.
Roadmap ini diharapkan menjadi arah kebijakan jangka menengah dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah berbasis digital, sejalan dengan visi pemerintah untuk mewujudkan ekosistem keuangan daerah yang transparan dan inklusif.
Kegiatan ini turut dihadiri berbagai unsur strategis, antara lain:
Perwakilan KPw BI Sibolga, Plh. Kepala BPKPAD Tapteng, Kadis Perindag Tapteng, Inspektur Tapteng, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Lingkungan Hidup, Plt. Kadis Kominfo, Kabag Hukum dan Ortala Setdakab, serta perwakilan dari Bank Sumut Pusat, Kacab Bank Sumut Pandan, dan jajaran pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Tapanuli Tengah.(*)


























Discussion about this post