
Oleh Syarifuddin Simatupang
PANDAN – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi penyandang disabilitas. Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi, menyerahkan Bantuan Atensi Sosial berupa kursi roda, paket nutrisi dan sembako, serta bantuan kewirausahaan kepada 64 penyandang disabilitas, Kamis (23/10/2025) di Chatolik Center Pandan.
Bantuan ini merupakan program Kementerian Sosial RI hasil kolaborasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Tapanuli Tengah, yang bertujuan memberikan dukungan nyata bagi masyarakat rentan agar tetap produktif dan mandiri.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mahmud Efendi menyampaikan apresiasi tinggi kepada Balai Sentra Insyaf Kementerian Sosial RI atas perhatian dan kontribusinya bagi masyarakat Tapanuli Tengah.
“Saudara-saudari penyandang disabilitas adalah bagian tak terpisahkan dari masyarakat Tapanuli Tengah. Kami yakin, dengan perhatian dan kesempatan yang tepat, potensi luar biasa yang dimiliki dapat menjadi kekuatan pembangunan daerah,” ujar Mahmud Efendi.
Ia menegaskan, bantuan atensi sosial ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dalam memberikan dukungan dan ruang bagi penyandang disabilitas untuk hidup lebih sejahtera dan berdaya.
Sementara itu, Ketua Pokja Anak Balai Sentra Insyaf Kementerian Sosial RI, Rosdiana Simarmata, menjelaskan bahwa total bantuan yang disalurkan untuk Kabupaten Tapanuli Tengah mencakup 59 paket nutrisi dan alat kebersihan diri, 16 kursi roda, serta 5 paket bantuan kewirausahaan.
“Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban penerima, tetapi juga memotivasi mereka untuk terus berkarya dan mandiri,” ungkap Rosdiana.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kadis Sosial Kabupaten Tapteng, jajaran Balai Sentra Insyaf Kemensos RI, para penerima bantuan, pendamping, serta tamu undangan lainnya.
Langkah ini menjadi bukti bahwa pemerintah hadir bukan hanya dengan program, tetapi juga dengan kepedulian dan tindakan nyata demi mewujudkan Tapanuli Tengah yang “Naik Kelas, Adil untuk Semua.”(*)


























Discussion about this post