
Oleh SY
BATU BARA — Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.A.P., meninjau langsung tambak budidaya udang vaname “Bahagia Mandiri” di Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Selasa (21/10/2025).
Tambak ini merupakan salah satu unit binaan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) yang berfokus pada pengembangan budidaya udang vaname berkelanjutan. Kunjungan ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam mendorong sektor perikanan sebagai penopang ekonomi daerah dan bagian penting dari program ketahanan pangan nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Baharuddin Siagian menyampaikan apresiasi kepada pengelola tambak serta pihak Inalum yang telah memberi dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat melalui sektor budidaya perikanan.
“Presiden RI telah menegaskan pentingnya ketahanan pangan sebagai prioritas nasional. Budidaya udang vaname seperti ini merupakan langkah strategis yang sejalan dengan visi tersebut, karena tidak hanya memperkuat pasokan pangan bergizi, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat,” ujar Bupati Baharuddin Siagian.
Udang vaname dikenal sebagai komoditas unggulan bernilai ekonomi tinggi, dengan kandungan protein, omega-3, selenium, dan vitamin B12 yang berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung, meningkatkan fungsi otak, dan memperkuat sistem imun. Melalui budidaya yang terkelola dengan baik, hasil tambak ini berpotensi besar memenuhi kebutuhan pasar lokal maupun ekspor.
Selain menjadi sumber pendapatan bagi pemilik usaha, keberadaan tambak “Bahagia Mandiri” turut membawa dampak sosial yang signifikan. Kegiatan budidaya udang ini telah menyerap tenaga kerja lokal, meningkatkan daya beli masyarakat, serta mendorong lahirnya usaha-usaha kecil penunjang, seperti penyedia pakan, es, dan transportasi hasil panen.
“Kita ingin masyarakat pesisir di Batu Bara menjadi pelaku utama dalam pengelolaan sumber daya alamnya sendiri. Pemerintah daerah akan terus memberikan pendampingan agar budidaya ini berkembang dengan sistem yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tambah Bupati.
Wakil Bupati Syafrizal turut menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus bersinergi dengan pihak swasta, BUMN, dan pelaku usaha kecil menengah dalam memperluas potensi sektor perikanan dan kelautan di wilayah Batu Bara.
“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memastikan keberlanjutan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir,” ucapnya.
Dengan dukungan berbagai pihak, tambak udang vaname “Bahagia Mandiri” diharapkan menjadi model percontohan budidaya modern berbasis pemberdayaan masyarakat, sekaligus inspirasi bagi daerah lain untuk mengembangkan potensi pesisir secara produktif.
Bupati Baharuddin menutup kunjungan dengan pesan agar seluruh pelaku usaha budidaya tetap memperhatikan aspek keberlanjutan dan kelestarian lingkungan, karena pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan secara bijak untuk menjamin kesejahteraan generasi mendatang.
“Kita ingin Batu Bara tidak hanya dikenal karena industrinya, tetapi juga karena keberhasilan masyarakatnya dalam mengelola potensi alam yang berlimpah,” pungkas Bupati Baharuddin Siagian.
Dengan semangat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, Kabupaten Batu Bara kini menapaki langkah pasti menuju kemandirian pangan dan ekonomi berbasis potensi lokal.(*)
No Result
View All Result
Discussion about this post