
Oleh BaBE
Parapat, 3 Oktober 2025 – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Pematangsiantar menyelenggarakan kegiatan Refreshment Ketentuan Pertukaran Warkat Debit (PWD) yang melibatkan peserta dari seluruh wilayah kerja, yakni Pematangsiantar, Kisaran, dan Rantauprapat. Acara tahunan ini berlangsung di Hotel Niagara, Parapat, dan menjadi momentum penting untuk evaluasi, sinergi, serta pembaruan informasi antar pelaku sistem pembayaran perbankan.
Kegiatan yang dihadiri oleh Koordinator PWD dan petugas kliring dari berbagai bank peserta ini menghadirkan narasumber dari Departemen Penyelenggaraan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Nabila Zulfa Humaira, yang memberikan pembaruan kebijakan dan ketentuan teknis terkini terkait pertukaran warkat debit.
Dalam sambutannya, Deputi Kepala KPwBI Pematangsiantar, Yudha Wirawan, menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kolaborasi perbankan dalam menjaga kelancaran proses sirkulasi warkat debit di tengah gempuran digitalisasi.
“Peran Koordinator PWD sangat krusial dalam memastikan layanan sistem pembayaran berbasis warkat tetap berjalan optimal, meskipun tren digitalisasi sistem keuangan semakin meningkat. Keandalan layanan ini harus tetap dijaga demi mendukung transaksi keuangan masyarakat, khususnya di wilayah yang masih mengandalkan instrumen berbasis kertas,” ujarnya.
Yudha menjelaskan, saat ini Bank Indonesia mengelola dua infrastruktur utama sistem pembayaran ritel, yaitu Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) dan BI-FAST. Pertukaran Warkat Debit merupakan bagian dari layanan SKNBI yang memfasilitasi pemrosesan instrumen kertas seperti cek dan bilyet giro. Meski penggunaannya menurun secara nasional, warkat debit masih memiliki peran signifikan dalam transaksi keuangan di daerah.
Apresiasi dan Penguatan Sinergi Perbankan
Dalam kesempatan tersebut, KPwBI Pematangsiantar juga memberikan apresiasi khusus kepada Koordinator PWD dari wilayah Kisaran dan Rantauprapat atas kinerja mereka yang dinilai sangat baik dalam menjaga operasional kliring dan pertukaran warkat.
Tak hanya sesi diskusi dan pembaruan informasi, kegiatan ini juga diisi dengan team building yang bertujuan mempererat kebersamaan antar insan perbankan serta meningkatkan semangat kerja sama lintas institusi.
Bank Indonesia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan evaluasi, tetapi juga mampu membangun pemahaman yang lebih baik mengenai mekanisme dan regulasi PWD yang terus berkembang.
“Semoga semangat kebersamaan ini dapat memperkuat peran kita bersama dalam menjaga keandalan layanan pembayaran ritel nasional,” tutup Yudha Wirawan.($)
No Result
View All Result
Discussion about this post