Oleh Syarifuddin Simatupang
Tapanuli Tengah | – Turnamen bergengsi Piala Soeratin U-13 dan U-15 Kabupaten Tapanuli Tengah resmi ditutup oleh Wakil Bupati Tapteng, Mahmud Efendi, Sabtu (5/7/2025), di Lapangan Bandara FL Tobing Pinangsori. Event yang telah berlangsung sejak 11 Juni 2025 ini berhasil menyedot perhatian masyarakat pecinta sepak bola usia muda.
Dalam sambutannya, Mahmud Efendi mengapresiasi Askab PSSI Tapteng atas terselenggaranya turnamen ini. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dalam mendukung kemajuan dunia olahraga sebagai upaya melindungi generasi muda dari bahaya narkoba dan kenakalan remaja.
“Kegiatan seperti ini harus terus kita hidupkan. Dengan olahraga, kita bangun karakter generasi muda yang sehat dan tangguh. Narkoba adalah musuh bersama yang harus kita basmi,” ujar Mahmud Efendi.
Ia juga memberikan motivasi kepada para pelatih dan official agar tidak berhenti membina anak-anak berbakat. “Siapa tahu, dari turnamen ini akan lahir pemain nasional berikutnya dari Tapteng. Kami siap mendukung,” tambahnya.
Sementara itu, Plt. Ketua Askab PSSI Tapanuli Tengah, Wira Arisandi, menyampaikan harapan besar dari gelaran ini.
“Dari turnamen ini, kita ingin mencetak pemain hebat seperti Mahyadi Panggabean. Juara dari Tapteng akan kami bawa bertanding ke tingkat Provinsi, bahkan Nasional. Dukungan dari Pemkab sangat kami harapkan untuk pembinaan jangka panjang,” kata Wira Arisandi.
Daftar Juara Piala Soeratin 2025:
Kategori U-13
- Juara 1: Tapian Nauli FC
- Juara 2: PS Batak Manakkas
- Juara 3: Bina Muda Albion FC
- Top Skor: Alfaren (PSBS)
- Pemain Terbaik: Arselto Febry Amadeo Situmorang (Tapian Nauli FC)
Kategori U-15
- Juara 1: Elhanan FC
- Juara 2: PS Batak Manakkas
- Juara 3: Arhan Budi Luhur FC
- Juara 4: Persija Jago-Jago
- Top Skor: Novri (Elhanan FC)
- Pemain Terbaik: Daffa (Elhanan FC)
Acara penutupan turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan unsur Forkopimda, di antaranya Kadispora Tapteng, Kadis Pendidikan, Kepala UPBU FL Tobing, Kepala BMKG, Danramil, Kapolsek, Camat Pinangsori dan Tukka, Ketua KNPI, Karang Taruna, serta tamu undangan lainnya.
Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga momentum strategis membangun masa depan olahraga di Tapteng. Semangat juara telah lahir, tinggal bagaimana seluruh pihak terus merawat dan mengembangkannya.(*)



























Discussion about this post