Oleh Redaksi
SIANTAR – Kota Pematangsiantar menjadi titik finis ajang Geobike Kaldera Toba #8, Minggu (29/6/2025). Para peserta yang telah menempuh rute eksotis dari kawasan Geopark Kaldera Toba disambut meriah di Jalan Merdeka, depan Lapangan Merdeka/Taman Bunga, oleh Sekretaris Daerah Kota Junaedi Antonius Sitanggang, mewakili Wali Kota Wesly Silalahi.
Dalam sambutan tertulisnya, Wali Kota Wesly menyampaikan apresiasi atas kehadiran peserta dan menyatakan dukungan penuh terhadap promosi Geowisata Kaldera Toba. Ia menekankan pentingnya momentum ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat upaya memperoleh predikat Green Card dari UNESCO.

Berbarengan dengan kedatangan peserta Geobike, Pemko Pematangsiantar juga meluncurkan program unggulan bertajuk Jumpa di Kota, sebuah event musik dan budaya hasil kolaborasi Dinas Pariwisata dan pelaku seni lokal. Program ini akan digelar rutin dua kali dalam sebulan, menampilkan seni pertunjukan, parade busana, olahraga, serta bazar UMKM.
“Jumpa di Kota menjadi ruang kreatif warga, serta bukti komitmen kami menghadirkan hiburan berkualitas yang mengangkat potensi lokal,” ujar Sekda.

Event ini semakin meriah dengan pembagian doorprize, termasuk satu unit sepeda. Geobike tahun ini sendiri menempuh rute dari Kantor Bupati Simalungun di Pematang Raya, bermalam di Parapat, melintasi Aek Nauli, Sipolha, dan Sidamanik, sebelum berakhir di Pematangsiantar.
Peserta juga disuguhi keunikan wisata dan kuliner khas Siantar. “Semoga para peserta membawa pulang kesan mendalam dari kota kami,” ujar Junaedi.

Sementara itu, Deputi Bank Indonesia Pematangsiantar, Yudha Irawan, menyampaikan komitmen BI untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal melalui sektor wisata, budaya, UMKM, dan kuliner. “Pematangsiantar harus terus bergerak menjadi kota yang cerdas, sehat, kreatif, dan selaras,” tandasnya.(*)



























Discussion about this post