Oleh Syarifuddin Simatupang
Tapanuli Tengah – Pemerintah Desa (Pemdes) Laemonong, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahap pertama dan kedua untuk tahun 2025 sebesar Rp1.800.000 kepada 26 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat, Kamis (19/6/2025). Pembagian BLT yang mencakup periode Januari hingga Juni ini dilaksanakan di ruang kelas SD Negeri Laemonong 2 pukul 16.00 WIB.

Penyaluran bantuan ini dilaksanakan setelah rapat Pra Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2025 terkait pemanfaatan Dana Desa, yang juga menyepakati pembangunan rabat beton sepanjang 195 meter dan Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 250 meter di Dusun II Desa Laemonong.
Kepala Desa Laemonong, Saut Nahampun, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan dan infrastruktur desa. Ia juga mengajak seluruh warga untuk kompak dan bergotong royong dalam membangun desa, serta disiplin membayar pajak sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan.
“Pembangunan ini bersumber dari pajak yang dibayarkan masyarakat, jadi mari kita sama-sama menjaga dan memanfaatkannya dengan baik,” ujar Saut di hadapan 47 peserta rapat, termasuk para penerima BLT.
Turut hadir dalam kegiatan ini Plt Kasi PMD Kecamatan Manduamas, Japasmen Silalahi, yang mewakili Camat Manduamas; Pendamping Lokal Desa (PLD) Afrisal Nosri Meha; Babinkamtibmas Bripka Peri S. Sinaga; Ketua BPD Parlindungan Tinambunan; perangkat desa serta tokoh masyarakat dari enam dusun.
Dalam penjelasannya, Kades Saut menuturkan bahwa alokasi Dana Desa 2025 juga dialihkan sebagian untuk program Ketahanan Pangan (Ketapang) dan dukungan Koperasi Merah Putih (KMP). Hal ini ditegaskan kembali oleh PLD Afrisal Nosri Meha yang turut memberikan arahan kepada warga.
Sementara itu, Japasmen Silalahi mengingatkan penerima BLT agar menggunakan bantuan dengan bijak, terutama untuk kebutuhan pangan bergizi dan kesehatan. “BLT ini adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap warga terdampak secara ekonomi. Gunakan untuk hal yang bermanfaat agar tetap sehat dan produktif,” imbaunya.
Salah satu penerima manfaat, Demam boru Nainggolan (70), tak kuasa menahan haru usai menerima bantuan. “Tahun lalu saya tidak dapat, baru kali ini saya menerima BLT. Terima kasih, semoga tahun depan saya masih bisa mendapat lagi,” ungkapnya penuh haru.(*)



























Discussion about this post