Oleh Syarifuddin Simatupang
TAPTENG — Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, SH, MH, bersama Wakil Bupati Mahmud Efendi menerima kunjungan kehormatan Uskup Keuskupan Sibolga, Mgr. Fransiskus Tuaman Sasfo Sinaga, di Ruang Kerja Bupati, Rabu (09/07/2025) di Pandan.
Bupati Masinton menyambut hangat kedatangan Uskup dan menyampaikan apresiasi atas perhatian Uskup dan umat Katolik terhadap pembangunan daerah. Ia menyebut bahwa amanah kepemimpinan yang diembannya adalah hasil doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk umat Katolik.
“Kami memimpin dengan visi ‘Tapanuli Tengah yang Adil untuk Semua, Lestari dan Berkeadaban’. Tentu, dukungan semua pihak sangat kami butuhkan, termasuk tokoh agama,” ujar Bupati.
Masinton juga menegaskan komitmennya dalam membenahi sistem pemerintahan, termasuk memberantas praktik suap dalam pelayanan publik dan promosi jabatan.
“Penempatan jabatan harus berdasarkan kompetensi dan prestasi, bukan uang atau kedekatan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyoroti kondisi infrastruktur pendidikan dan kesehatan yang menurutnya masih jauh dari layak.
“Banyak sekolah yang rusak dan fasilitas kesehatan kurang dirawat. Kalau ini tidak dibenahi, bagaimana mungkin kita bisa meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)?” katanya.
Ia pun menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan tokoh-tokoh masyarakat dalam membangun Tapanuli Tengah agar “naik kelas” dan bermartabat.
Sementara itu, Uskup Fransiskus Tuaman Sasfo Sinaga menyampaikan ucapan selamat dan dukungannya kepada Bupati dan Wakil Bupati atas amanah jabatan yang diemban.
“Kami dari Keuskupan Sibolga dan umat Katolik mendukung sepenuhnya program pembangunan Tapanuli Tengah. Kami bahagia melihat kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati yang serius, terbuka, dan adil,” ucap Uskup.
Uskup juga menyampaikan apresiasinya terhadap iklim kerja yang nyaman di lingkungan ASN Kabupaten Tapteng, yang menurutnya menjadi modal penting dalam menciptakan pelayanan publik yang optimal.
“Kami tidak ingin ada diskriminasi berdasarkan suku atau agama. Kami percaya, Bupati dan Wakil Bupati akan terus bersinergi membangun Tapanuli Tengah secara inklusif dan berkeadilan,” tutupnya.
Turut hadir mendampingi Uskup, RD. Agustinus Hutabarat (Pastor Paroki St. Yosef Pandan) dan RD. Alboin Simatupang (Ekonom Keuskupan Sibolga).(*)



























Discussion about this post