Oleh Syarifuddin Simatupang
TAPTENG — Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi, mengikuti Sosialisasi Surat Edaran Bersama (SEB) Enam Menteri terkait pembentukan dan penyelenggaraan Tempat Penitipan Anak (TPA) di lingkungan kerja, Rabu (9/7/2025). Sosialisasi ini berlangsung secara virtual melalui Zoom dari Ruang Rapat Garuda, Kantor Bupati Tapanuli Tengah, Pandan.
Kegiatan dibuka langsung oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., dan dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nurofiq.
Dalam arahannya, Wihaji menjelaskan bahwa pemerintah telah menetapkan Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) sebagai salah satu bentuk inovasi sosial yang kini menjadi syarat penting dalam Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) tahun 2025, terutama bagi perusahaan yang ingin meraih kategori Emas.
“Tamasya adalah solusi bagi pekerja perempuan agar tetap bisa memberikan pola asuh terbaik bagi anak-anak mereka tanpa harus meninggalkan pekerjaan. Kami ingin perusahaan menyediakan tempat penitipan anak yang layak, aman, dan edukatif,” ujarnya.
Wihaji mengungkapkan gagasan Tamasya terinspirasi dari kunjungannya ke Kalimantan Timur, di mana perusahaan sawit setempat berhasil membangun TPA yang ramah anak di tengah kawasan perkebunan.
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa mulai tahun ini, sebanyak 5.476 perusahaan peserta PROPER wajib menyediakan Tamasya jika ingin meraih predikat Hijau atau Emas. “Ini adalah bentuk inovasi sosial yang mendukung tumbuh kembang anak sekaligus perlindungan tenaga kerja perempuan,” katanya.
Selain itu, acara juga diisi dengan penyerahan bantuan simbolis dari BAZNAS untuk pembangunan Tamasya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta penandatanganan MoU antara kementerian terkait sebagai bentuk komitmen bersama.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Tapteng, Kepala Dinas Pendidikan Tapteng, serta perwakilan dari berbagai OPD Kabupaten Tapanuli Tengah.(*)



























Discussion about this post