
Oleh Suyanto
SERDANG BEDAGAI – Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si, menghadiri Sosialisasi Program Prioritas Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, bertajuk Makan Bergizi Gratis untuk Anak Indonesia, yang digelar di Aula Kantor Bupati Serdang Bedagai, Rabu (30/07/2025).

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Komunikasi Kepresidenan RI Hasan Nasbi, perwakilan Kepala Badan Gizi Nasional Tigor Pangaribuan, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya, Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita, Wakil Bupati Simalungun Benny Gusman Sinaga, Ketua DPN Gempita Alfonso Ferry Pahotan, Wakil Wali Kota Tebing Tinggi Chairil Mukmin Tambunan, serta jajaran Forkopimda Provinsi dan Kabupaten.
Program makan bergizi gratis ini merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo untuk meningkatkan kesehatan, kecerdasan, serta kesejahteraan anak-anak di seluruh Indonesia, khususnya di daerah-daerah rentan gizi buruk.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumut menyampaikan bahwa dari target nasional sebanyak 30.000 Satuan Pendidikan Pelaksana Gizi (SPPG), Sumatera Utara ditargetkan membentuk 1.732 SPPG. Hingga saat ini, sudah 77 SPPG beroperasi di wilayah Sumut.
“Jika setiap minggu perkembangan bisa mencapai 200 hingga 500 SPPG, maka target kita sangat mungkin tercapai. Namun, tentu hal ini memerlukan kerja sama seluruh stakeholder,” ujar Bobby Nasution.
Sementara itu, Kepala Komunikasi Kepresidenan RI Hasan Nasbi menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menyukseskan program ini.
“Kita memerlukan kesamaan visi mulai dari pemerintah pusat hingga daerah, serta kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta agar program ini bisa terwujud dengan cepat dan tepat sasaran,” ujar Hasan.
Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan program ini di Kabupaten Batu Bara. Ia berharap program makan bergizi gratis bisa dijalankan secara efektif dan menjadi contoh baik bagi daerah lain.
“Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan anak-anak, tapi juga menjadi langkah nyata dalam menurunkan angka stunting serta membangun masa depan generasi bangsa yang lebih cerah,” ujarnya.
Program ini diharapkan menjadi solusi strategis pemerintah dalam membangun fondasi kesehatan anak sejak usia dini, serta mempersempit kesenjangan gizi antarwilayah di Indonesia.(*)



























Discussion about this post