Oleh Syarifuddin Simatupang
Sorkam — Suasana sukacita dan penuh semangat iman menyelimuti Jubileum 50 Tahun Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Pearaja Pargarutan, Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Minggu (20/07/2025). Momentum bersejarah ini kian istimewa dengan kehadiran Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, SH, MH, yang turut melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung gereja baru.
Acara yang mengusung tema “Memilih Bagian yang Terbaik” ini menjadi refleksi spiritual sekaligus momen pembangunan fisik dan iman, serta memperkuat sinergi antara gereja dan pemerintah.
Dalam sambutannya, Bupati Masinton Pasaribu mengucapkan selamat kepada seluruh jemaat GKPI atas Jubileum ke-50 tahun, sekaligus mengajak gereja untuk menjadi mitra aktif dalam membangun Tapanuli Tengah.
“GKPI harus menjadi bagian dari solusi dan perubahan. Mari kita bersama-sama wujudkan Tapteng Naik Kelas, Adil untuk Semua. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh dukungan semua elemen, termasuk gereja, tokoh masyarakat, dan generasi muda,” ujar Bupati.
Tak hanya soal pembangunan gereja, Bupati juga menyinggung isu penting lainnya, yakni pencegahan stunting. Ia mendorong masyarakat memberikan informasi kepada pemerintah terkait pasangan muda dari keluarga tidak mampu, agar dapat menerima bantuan asupan gizi untuk ibu hamil.
“Anak-anak yang sehat hari ini adalah pemimpin masa depan. Mari kita lindungi mereka sejak dalam kandungan,” tegasnya.
Bupati Masinton juga menyoroti kondisi sarana dan prasarana sekolah di Tapanuli Tengah yang masih jauh dari layak. Ia menekankan komitmen pemerintah untuk memperbaikinya demi menciptakan generasi penerus yang cerdas dan berkualitas.
Dalam pidatonya, Bupati juga menegaskan sikap tegas pemerintah terhadap perusahaan yang tidak taat aturan, termasuk yang tidak menjalankan kewajiban CSR dan program plasma bagi masyarakat.
“Kita tidak ingin masyarakat hanya jadi penonton. Perusahaan yang hadir di Tapteng harus memberi manfaat nyata. Yang tidak tertib akan kita evaluasi dan tertibkan,” tegasnya.
Turut hadir dalam acara ini Bishop GKPI, para pendeta, anggota DPRD Tapteng, sejumlah pimpinan OPD seperti Kadis Perkim, Kadis PUPR, Kaban Kesbangpol, serta aparat Forkopimca, jemaat GKPI Pearaja Pargarutan, dan para tamu undangan lainnya.
Jubileum ke-50 ini tidak hanya menjadi perayaan iman, tetapi juga momentum kebangkitan bersama dalam membangun kehidupan masyarakat Tapanuli Tengah yang lebih adil, berdaya, dan sejahtera.(*)



























Discussion about this post