Oleh Kemas Nico
BERITAMONALISA.COM-PEMATANGSIANTAR – Musim kemarau yang melanda Kota Pematangsiantar tak hanya membawa hawa panas yang menyengat, tapi juga menguji kesabaran puluhan ribu pelanggan PDAM Tirta Uli. Dalam beberapa pekan terakhir, banyak warga yang mengeluhkan pasokan air yang semakin mengecil, bahkan hingga mengalami kekeringan di beberapa wilayah.
Menyikapi hal ini, PDAM Tirta Uli secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan setianya. “Dengan segala kerendahan hati, kami mewakili manajemen PDAM Tirta Uli memohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat,” ujar Dorlim M. Pasaribu, ST., Kabag Humas PDAM Tirta Uli.

“Kami menyadari keluhan masyarakat dan dengan rendah hati memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Debit air di umbul kami turun signifikan, sekitar 5-15 cm dari kondisi normal akibat cuaca panas yang berkepanjangan,” ujar Dorlim saat dikonfirmasi, kamis (10/7/2025).
Ia menegaskan bahwa pihaknya berupaya maksimal menyalurkan air ke pelanggan, termasuk dengan mengoptimalkan sistem distribusi. Namun, kendala teknis seperti ruang udara dalam pipa dan faktor topografi—terutama di daerah tinggi—memengaruhi pembagian air, khususnya pada jam puncak (pagi dan sore).
“Kondisi ini sebenarnya rutin terjadi setiap tahun, tetapi tahun ini sangat mempengaruhi terhadap debit air ditiap-tiap sumber mata air. Kami terus memantau dan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk antisipasi jangka panjang,” tambahnya.
PDAM Tirta Uli berharap masyarakat dapat memahami kondisi ini sambil menjanjikan perbaikan layanan seiring peralihan musim. Masyarakat juga diminta menghemat air selama musim kemarau berlangsung.



























Discussion about this post