
Kecelakaan beruntun melibatkan tiga unit truk Hino terjadi di Jalan Lintas Sumatera atau Jalinsum, tepatnya di Dusun Asam Jawa Barat, Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.
Benturan keras terjadi di KM 345-346 ruas Medan-Bagan Batu. Tiga kendaraan mengalami kerusakan dengan total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp100 juta. Beruntung, kecelakaan yang terjadi menjelang pagi itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
Oleh Saridun Limbong
LABUHANBATU SELATAN – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Jalinsum Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Kali ini, tiga unit truk Hino terlibat tabrakan beruntun di KM 345-346, Dusun Asam Jawa Barat, Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Rabu dini hari sekitar pukul 04.30 WIB.
Tiga kendaraan yang terlibat masing-masing truk Hino BK 8420 FE, truk Hino B 9056 VO yang dikemudikan Agus Salim, 59 tahun, serta truk Hino B 9159 UZ yang dikemudikan Irawan, 42 tahun.
Peristiwa bermula ketika truk Hino BK 8420 FE melaju dari arah Medan menuju Bagan Batu.
Menurut keterangan Satlantas Polres Labuhanbatu Selatan, kendaraan tersebut diduga mengambil jalur terlalu ke kanan hingga melewati marka jalan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk Hino B 9056 VO yang dikemudikan Agus Salim bersama seorang penumpang bernama Rizqi.
“Truk Hino BK 8420 FE mengambil jalur terlalu ke kanan dan melewati marka jalan, kemudian menabrak truk Hino B 9056 VO yang datang dari arah berlawanan,” ujar Kasat Lantas Polres Labuhanbatu Selatan AKP Yustina, S.H., M.H., mewakili Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Rosef Efendi, S.I.K., M.H., CPHR.
Benturan pertama membuat truk Hino B 9056 VO terhenti di badan jalan.
Dalam kondisi tersebut, dari arah Bagan Batu menuju Medan melaju truk Hino B 9159 UZ yang dikemudikan Irawan.
Jarak yang sudah terlalu dekat membuat pengemudi truk tersebut tidak sempat menghindar.
Truk Hino B 9159 UZ kemudian menabrak bagian belakang truk Hino B 9056 VO.
Benturan kedua inilah yang kemudian membuat kecelakaan berkembang menjadi tabrakan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan berat.
Meski kerusakan terjadi pada ketiga kendaraan, kecelakaan tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
“Beruntung dalam kejadian ini tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban luka. Namun, kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan dengan kerugian materi diperkirakan sekitar Rp100 juta,” jelas AKP Yustina.
Pasca-kecelakaan, petugas juga mendapati pengemudi truk Hino BK 8420 FE telah meninggalkan lokasi kejadian.
Identitas pengemudi kendaraan tersebut hingga kini masih dalam proses penyelidikan Satlantas Polres Labuhanbatu Selatan.
Sementara itu, Agus Salim dan Irawan bersama kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan petugas untuk kepentingan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
Petugas Satlantas Polres Labuhanbatu Selatan kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP, mengamankan barang bukti, serta mendata dan meminta keterangan dari para saksi.
Pengaturan arus lalu lintas juga dilakukan di sekitar lokasi kecelakaan untuk mencegah terjadinya kemacetan maupun kecelakaan susulan.
“Arus lalu lintas saat ini sudah kembali lancar dan terkendali. Personel Satlantas masih berada di lokasi untuk melakukan pengamanan dan mengantisipasi apabila terjadi kemacetan kembali,” kata AKP Yustina.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna Jalinsum, khususnya pengemudi kendaraan berat, agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas.
Menjaga konsentrasi, mengendalikan kecepatan, mempertahankan jarak aman, serta memastikan kendaraan tetap berada pada jalurnya menjadi bagian penting untuk mencegah kecelakaan, terlebih pada waktu dini hari ketika jarak pandang dan kondisi lalu lintas dapat berubah.
Polres Labuhanbatu Selatan juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian.
“Kami dari Polres Labuhanbatu Selatan juga mengimbau kepada masyarakat apabila melihat atau mengetahui suatu kejadian yang membutuhkan penanganan polisi, segera hubungi Call Center 110 atau Polsek terdekat agar segera dapat ditangani dengan cepat,” tutup AKP Yustina.(*)



























Discussion about this post