
Sebanyak 45 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Simalungun resmi mendapat amanah baru. Mulai dari jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, administrator hingga pengawas, mereka dilantik dan diambil sumpah/janji untuk memperkuat roda pemerintahan sekaligus menjawab tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang semakin cepat, transparan dan profesional.

Oleh BabE
PAMATANG RAYA — Pemerintah Kabupaten Simalungun melakukan perombakan dan penguatan struktur birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Simalungun Tahun 2026.
Prosesi pelantikan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Sumatera Utara, Selasa (6/10/2026).
Pelantikan dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, mewakili Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih. Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah juga menyampaikan bimbingan dan arahan Bupati Simalungun kepada para pejabat yang baru dilantik.
Berdasarkan Keputusan Bupati Simalungun Nomor 100.3.3.2/502.a/2026 tanggal 5 Oktober 2026 tentang Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas, sebanyak 45 pejabat diangkat untuk menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Simalungun.
Sejumlah nama dipercaya mengisi jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Di antaranya Frits Ueki Prapanca Damanik, SE., M.Si sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun dan Rinton Parulian Damanik, SE sebagai Inspektur Daerah Kabupaten Simalungun.
Pergantian dan pengisian jabatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat kapasitas organisasi, meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan serta memastikan setiap perangkat daerah mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal.
Tidak hanya pada level pimpinan tinggi, sejumlah pejabat juga dipercaya mengemban tugas sebagai camat, sekretaris dinas, sekretaris kecamatan, kepala bidang, kepala UPTD, kepala seksi serta berbagai jabatan administrator dan pengawas lainnya.

Untuk jabatan camat, di antaranya Sarti Manik, SH sebagai Camat Huta Bayu Raja; Janter Parluhutan Situmorang, A.Ma., S.Pd., M.M sebagai Camat Dolok Panribuan; Harapan Hutapea, SE., M.M sebagai Camat Dolok Pardamean; Manaon Siregar, S.Pd.I., M.Si sebagai Camat Bandar Masilam; Kasyudi, SH sebagai Camat Ujung Padang; Abed Nego Purba, S.STP., M.Si sebagai Camat Purba; Heri Kusmawan, S.Pd sebagai Camat Bandar Huluan; serta Bangun Sihombing, S.STP., M.Si sebagai Camat Panei.
Sementara pada jajaran sekretariat perangkat daerah, sejumlah pejabat juga menerima amanah baru.
Di antaranya Sihol, S.Kom., MM sebagai Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika; Ronald Apriadi Saragih, S.STP sebagai Sekretaris DPMPTSP; Muhammad Efrizal Lubis, ST., MT sebagai Sekretaris Dinas PUPR; serta Martua Sitohang, S.Sos., M.AP sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Simalungun.
Pada sejumlah jabatan teknis dan kewilayahan, Nopen Germanicus Siabath, S.Pt., M.Si dipercaya sebagai Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya dan Organisasi Kemasyarakatan pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Kemudian Ida Royani Damanik, S.Pd., MAP sebagai Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah pada Bapperida, serta Novandi Immanuel Pakpahan, ST sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Air pada Dinas PUPR.
Dalam arahan Bupati Simalungun yang disampaikan Sekretaris Daerah, para pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Mereka juga dituntut meningkatkan disiplin dan profesionalisme, sekaligus membangun koordinasi serta kolaborasi yang semakin kuat dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah.
Pesan tersebut menjadi penting karena jabatan pemerintahan bukan semata-mata soal posisi, melainkan menyangkut tanggung jawab dalam memastikan kebijakan dan pelayanan pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat.
Pelantikan ini pun diharapkan menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tepat, transparan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dengan pengisian sejumlah jabatan strategis tersebut, Pemerintah Kabupaten Simalungun terus mendorong terbentuknya birokrasi yang profesional, berintegritas dan responsif.
Harapannya, penguatan struktur organisasi dan penempatan pejabat sesuai tugas serta tanggung jawabnya dapat mendukung percepatan pembangunan sekaligus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Simalungun.
Kini, setelah sumpah dan janji diucapkan, tantangan berikutnya berada di pundak 45 pejabat tersebut: membuktikan bahwa amanah jabatan dapat diterjemahkan menjadi kinerja nyata dan pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.(*)



























Discussion about this post