Oleh Leo Siagian
Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si telah menjabat hampir dua periode sejak tahun 2015 di Kabupaten Tapanuli Utara. Sejak periode pertama, program utama dalam pembangunan di Kabupaten Tapanuli Utara adalah menggodok dan menggerakkan perekonomian di Desa sebagai basis utama dalam perputaran ekonomi yang nantinya akan berdampak kepada kemajuan ekonomi di kota. Hal ini ditunjukkan oleh Bupati Tapanuli Utara Dis.Nikson Nababan, M.Si yang sering berkunjung bahkan menginap bersama masyarakat di Pedesaan. Berbagai tahap perjuangan ia lalui dengan seringnya berkunjung ke pelosok Desa dengan mengendarai sepeda motor bersama rombongan perangkat OPD (Organanisasi Perangkat Daerah) turun langsung untuk mengetahui dan mendengarkan secara langsung permohonan dan keluhan serta kebutuhan masyarakat di Pedesaan.
Peningkatan infrastruktur Jalan Usaha Tani (JUT) merupakan harapan masyarakat Desa untuk mengangkut hasil pertanian, keseriusan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam meningkatkan infrastruktur di desa telah terbukti dengan membangun jalan usaha tani dengan membuat jalan rabat beton, lapem bahkan Hotmix dan hampir seluruh Desa yang ada di Kabupaten Tapanuli Utara telah menikmatinya. Sesuai data yang kami peroleh sejak tahun 2014-2021 pembangunan infrastruktur jalan Hotmix telah mencapai 324,53 Km. Semenjak Nikson Nababan menjabat sebagai Bupati Tapanuli Utara pembangunan Irigasi sebagai nafas pertanian terus ditingkatkan yang bersumber dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi serta APBN. Untuk meningkatkan SDM Pertanian, Bupati Tapanuli Utara tetap bertindak tegas supaya penyuluhan pertanian dilaksanakan oleh petugas PPL pertanian Kabubaten Tapanuli Utara. Pengembangan dan pembentukan kelompok tani terus diberdayakan dan tetap diawasi. Penerima bantuan kelompok tani harus tepat sasaran termasuk distributor pupuk bersubsidi kepada kelompok tani yang sudah memiliki badan hukum atau Notaris.
Prasarana air minum Desa tidak luput dari perhatian Nikson Nababan dengan menyediakan sumur bor yang telah dibangun di 70 Desa melalui program PAMSIMAS (Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat) yang dikerjakan oleh masyarakat itu sendiri. Pembayaran pupuk bersubsidi pasca panen merupakan garansi kepada masyarakat yang tujuannya untuk menginspirasi masyarakat agar tetap semangat dalam pengolahan pertanian.
Pengolahan lahan tidur menjadi lahan produktif termasuk cetak kolam di pedesaan salah satu program andalan pemerintahan Kabupaten Tapanuli Utara. Apabila masyarakat membutuhkan alat pertanian untuk membuka lahan tidur Bupati Drs Nikson Nababan, M.Si tidak segan-segan memerintahkan anggotanya untuk mengadopsi kebutuhan masyarakat dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada Bupati Tapanuli Utara maupun melalui dinas terkait secara lisan maupun tertulis.
Pembinaan dan memberdayakan Ibu PKK Kecamatan dan Desa, Ibu Satika selaku Ibu PKK turut juga berperan aktif dalam membina serta mengajak masyarakat untuk berkembang dan mandiri dalam berbagai macam usaha yang ada di Desa. Hal ini dibuktikan di beberapa Desa yang pernah menjuarai tim PKK binaan Kabupaten Tapanuli Utara ditingkat Provinsi. Untuk tim PKK antar Desa se Sumatera Utara, salah satu Desa yaitu Desa Hutauruk Kecamatan Sipoholon pernah menjuarai lomba tim PKK Desa untuk tingkat Provinsi.
Untuk bantuan Perumahan yang tidak layak huni yang telah realisasi sekitar 8.500 unit rumah melalui program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) dari APBN dan bantuan Rumah tidak layak huni dari APBD yang sering dikenal dengan istilah bedah rumah telah dinikmati oleh masyarakat Tapanuli Utara sejak tahun 2018-2022. Sesuai data yang kami peroleh sebanyak 51 Desa telah menerima Sepsi Tank umum, melalui program peningkatan Prasarana Sarana dan Utilitas Umum (PSU). Sejak Bupati Tapanuli Utara dibawah pimpinan Drs. Nikson Nababan, M.Si. Sampai Tahun 2021, Pemkab Taput telah membangun 11.192 meter jalan lingkungan dan 2.379 meter drainase lingkungan.
Program pasar lelang sudah pernah dicanangkan oleh Drs. Nikson Nababan, M.Si di Kec. Siborong-borong sebagai usaha untuk menampung hasil panen petani ketika harga panen petani anjlok (dibawah harga pasaran) merupakan salah satu solusi agar petani tidak putus asa dan tetap semangat dalam usaha pertanian. Listrik masuk Desa merupakan salah satu upaya yang dibangun oleh pemerintah dengan bekerjasama dengan UP III (Unit Pelaksna Pelayanan Pelanggan) PLN Sibolga yang telah mebangun jaringan listrik sampai kepedesaan dan dusun telah mencapai 67 titik.
Listrik merupakan kebutuhan pokok dalam penerangan serta peningkatan ilmu pengetahuan dengan pemanfaatan teknologi pelatihan perangkat Desa serta pembinaan program Badan Usaha Desa (Bumdes) merupakan salah satu wujud visi Bupati Taput untuk Desa. Sebanyak 116 Bumdes sudah berjalan dengan berbagai macam usaha yang nantinya hasil Bumdes tersebut dapat dinikmati oleh masyarakat di Desa masing-masing.
Dalam sektor pertanian, kehutanan dan perikanan merupakan Kontributor terbesar (41.91 %) dalam membentuk Pendapatan Domestik Regional Bruto (PRDB) yang merupakan gambaran peningkatan ekonomi Kab. Tapanuli Utara dengan pertumbuhan 3,54 %. Beberapa Desa, Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan, M.Si juga menurunkan alat berat untuk membuka ruas jalan interkoneksi antar Kecamatan diantaranya jalan Desa Siarangarang, jalan Pantis Soporaru Sigotom Kecamatan Pangaribuan, Simangumban Muara Tolang, Pancur Batu-Torhonas Naipospos yang dahulunya ditempuh dengan berjalan kaki dengan jarak tempuh kira-kira 40 Km dengan berjalan kaki serta menggunakan kuda sebagai alat transportasi.
Visi dan Misi Drs. Nikson Nababan, M.Si sejak awal termasuk pada saat kampanye Pilkada tahun 2015 salah satunya adalah perkuatan dan pengembangan perekonomian di Desa, apabila ekonomi di Desa kuat yang ditunjang dengan infrastruktur yang baik, irigasi pelatihan serta pengembangan UMKM, listrik masuk desa , bantuan melalui kelompok tani serta program lainnya maka perputaran ekonomi di Desa akan kuat dan sejahtera yang berimbas kepada perekonomian di pusat Kota. Masyarakat desa akan datang ke kota untuk belanja kebutuhan sesuai dengan keperluan mereka di Desa, maka perputaran ekonomi di Kota dan di Desa akan sinkron secara bersamaan.
Hal inilah yang mendasari pemahaman dan program Bupati Tapanuli Utara Drs.Nikson Nababan, M.Si sehingga beliau sering turun ke Desa bahkan kepelosok Desa dan Bupati Taput rela menginap bersama warga Desa. Dalam upaya serta program yang telah dilaksanakan di Kab. Tapanuli Utara dibawah kepemimpinan Drs. Nikson Nababan, M.si telah mendapatkan berbagai prestasi dan piagam penghargaaan diantaranya WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) secara berturut-turut selama 9 (Sembilan) Tahun. Selain penghargaan WTP Bupati Taput juga mendapat penghargaan yaitu TOP BUMD (Badan Usaha Milik Desa) dan penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif Tahun 2022 serta penghargaan lainnya dari Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat.
Pembangunan infrastuktur bidang jalan dan jembatan tidak terlepas dari program Nikson Nababan selaku Bupati Tapanuli Utara sebagai pendukung serta penunjang dalam pembangunan yang berkisanambungan.
Hal ini juga tertuang dalam visi misi Bupati Tapnuli Utara yang ke VI pada saat pelaksnaan kampanye yaitu meningkatkan kualitas infrastuktur yang terintegrasi dengan mengacu kepada penataan ruang/wilayah perlindungan sumberdaya alam dan pelestarian lingkungan hidup.
Pembagunan infrastuktur yang berkualitas dapat dicapai dengan berbagai cara serta SDM pengelolaan yang baik hal ini dapat dicapai dengan cara peningkatan jalan lapem menjadi hotmix, pemakain batu stone cruser ( batu hasil pecahan mesin), untuk material lapem, pembangunan jalan interkoneksi menuju kawasan yang belum terakses roda empat. Pelebaran jalan dengan menggunakan ekscator beserta alat berat lainnya. Pembangunan infrastuktur jalan bertujuan untuk memperlancar arus lalu lintas angkutan umum dan angkutan barang yang tujuannya mempermudah akses menuju kawasan pertanian membangun akses dan pinggiran Desa menuju kota untuk mempercepat peningkatan kesehjateraan dan ekonomi masyarakat.
Infrastuktur jembatan pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara secara bertahap membangun jembatan plat beton bertulang, jembatan gantung/rambing dan jembatan gelagar/plat baja. Total jembatan di Kabupten Tapanuli Utara yang terletak di beberapa Desa dan Kecamatan jumlahnya ada 100 unit dengan total panjang 1.351 meter. Sejak tahun 2014 sampai dengan 2021 sudah terdapat 92 unit jembatan telah dibangun dan diganti serta direhabilitasi yang pelaksnaannya melalui pihak ke tiga maupun kerjasama dengan pihak TNI.
Untuk Tahun 2022 telah dibangun beberapa jembatan yang berada dibeberapa titik pedesaan dan kecamatan diantaranya 1 unit jembatan gantung Ir. Soekarno Hatta di Desa sigurung-gurung Kecamatan Pahae Jae pada kegiatan karya bakti TNI. Jembatan plat beton sebanyak 5 unit diantarannya jembatan Aek Barabe Kecamatan Purbatua, jembatan Aek Dalusan Kecamatan Pahae Julu, Jembatan Sitapaian Kecamatan Adiankoting, Jembatan Aek Logo Kecamatan Sipahutar, Jembatan Silando Kecamatan Muara, Jembatan Aek Sigotom Kecamatan Garoga serta Jembatan Situmeang habinsaran Kecamatan Sipoholon.
Untuk komoditi pertanian beberapa Desa memiliki keunggulan tersendiri seperti durian dan coklat dari Kecamatan Pahae, Petai dan karet dari Kecamatan Adiankoting, durian Tanjung dan manga dari Kecamatan Muara. Pada tahun 2022 Dinas Tanaman Pangan dan Holtilkultura Provinsi Sumatera Utara pernah melaksnakan pestifal benih dan buah unggul local dimana pada kesempatan tersebut Kabupaten Tapanuli Utara melalui bidang Holtilkultura Dinas Pertanian Taput memperlombakan 4 durian unggul local yaitu durian sikotok (Kecamatan Pahae Jae), durian Tanjung (Kecamatan Muara), durian sirata-rata (Kecamatan Pahae Julu), durian sipulut (Kecamatan Pahae Jae). Berdasrakan penilaian dewan juri yang meliputi kriteria bobot buak, bentuk buah, warna kulit buah, ketebalan daging ukuran biji serta rasa dan keunikan durian unggul lokal sikotok (Kecamtan Pahae Jae) meraih juara pertama dan durian unggul lokal tanjung (Kecamatan Muara) meraih prestasi menjadi juara II.
Dinas perikanan dan peternakan turut serta ambil bagian dalam program peningkatan ekonomi dipedesaan, pelatihan SDM masyarakat dengan melatih cara membudidayakan ikan pembagian itik melalui kelompok tani, mengajak masyarakat untuk memamfaatkan lahan pekarangan untuk menanam tanaman yang bermamfaat seperti sayur, tomat dan tanaman ringan lainnya. Pendistribusian kartu asuransi nelayan oleh penyuluh perikanan, pembagian ternak sapi ternak babi ternak kambing serta ternak lainnya melalui kelompok tani.
Dibeberapa Desa Melalui Dinas Pertanian melaksnakan cetak sawah yang menjadikannya sebagai sawah percontohan yang dibina oleh tenaga penyuluhan pertanian (PPL) Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara juga memberikan serta menyalurkan bantuan berbagai jenis bibit pertanian seperti jagung, kopi, bibit durian, bibit cabe serta bantuan bibit lainnya.
Perananan PPL dalam penyuluhan pertanian sangat berpengaruh untuk meningkatakan hasil-hasil pertanian. Petugas PPL turut aktif melakukan monitoring penanaman padi seperti dikecamatan Simangumban, Pahae Jae, Pahae Julu, Purbatua, Pagaran, Sipahutar dan Siborong-borong dimana diperkirakan puncak panen akan dimulai pada Bulan Mei sampai dengan Bulan Juli setiap Tahunnya. Selain komuditi padi petugas PPL Kecamatan Adiankoting bersama Babinsa serta Babinkantibnas Kecamatan Adiankoting juga melakukan panen kacang tanah patriates lokal (kacang sihobuk) dimana produktivitasnya dapat mencapai 4.8 ton per hektar.
Cara membuat pupuk organik penangkaran bawang merah tidak terlepas dari arahan dan bimbingan petugas penyuluh pertanian Tapanuli Utara. Pada tahun 2022 Kementerian Pertanian Republik Indonesia pernah memberikan penghargaan sebagai predikat BPP berpretasi kepada balai penyuluhan pertanian (BPP) Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara.
Beberapa produk pertanian yang menjadi andalan Tapanuli Utara diantaranya nenas, cabe, sayur, jagung dan tanaman lainnya Kecamatan Sipahutar dan Siborongborong merupakan penghasil buah nenas yang tiap harinya dijual Kabupaten Tapanuli Utara. Banyak toke dari berbagai Daerah seperti Sibolga, Tapanuli Utara untuk mengangkut nenas untuk dijual di kota-kota tersebut termasuk buah durian dari kecamatan Pahae dan mangga dari Pulau Sibandang Kecamatan Muara.
Kebijakan Bupati Tapanuli Utara melalui PERDA (Peraturan Daerah) N0. 05 Tahun 2015 pasal 7b tentang Penyaluran pupuk bersubsidi pasca panen.
Kuota pupuk bersubsidi untuk tahun 2023 di Kabupaten Tapanuli Utara akan di ditribusikan ke pihak petani sebanyak 18.937,67 ton yang meliputi, pupuk urea sebanyak 9769 ton. NPK Ponsta sebanyak 8.737,67 ton dan NPK formula khusus sebanyak 431 ton. Distributor pupuk bersubsidi akan disalurkan melalui PT.Prusda (Perusahaan Daerah) Pertanian Tapanuli Utara, UD Nasional dan PT GCS.
Untuk pupuk urea kuato pupuk bersubsidi akan disalurkan dari PT Prusda pertanian Tapanuli Utara sebanyak 4.836 ton, UD Nasional sebanyak 2.052 ton dan PT GCS sebanyak 2.881 ton. Selanjutnya untuk kuota pupuk NPK Ponsta bersubsidi pendistribusiannya melalui PT Pruda Pertanian Taput sebanyak 4. 111,57 ton, UD Nasioanal sebanyak 1.951 ton dan PT GCS sebanyak 2.675 ton.
Kemudian untuk kuota pupuk NPK formula khusus bersubsidi PT Prusda Pertanian Taput sebanyak 70 ton, UD Nasional sebanyak 50 ton dan PT GCS sebanyak 311 ton. Daerah Pendistribusian pupuk bersubsidi meliputi Kecamatan Tarutung, Siatas Barita, Kecamatan Adiankoting, Kecamatan Sipoholon, Kecamatan Parmonangan, Kecamatan Sipahutar dan Kecamatan Garoga adalah merupakan tanggung jawab PT Prusda Pertanian Taput.
Sedangkan untuk UD Nasional daerah penyaluran pupuk bersubsidi meliputi Kecamatan Siborong-borong, Kecamatan Pagaran dan Kecamatan Muara. Kemudian PT GCS meliputi daerah Kecamatan Pahae Julu, Kecamatan Pahae Jae, Kecamatan Simangumban, Kecamatan Purba Tua, dan Kecamatan Pangaribuan. Petani yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi merupakan petani yang terdaftar di kelompok tani dan terverifikasi nama alamat yang jelas khususnya kelompok tani yang memiliki dan terdaftar badan hukum dan notaris.
Pada tahun 2020 khususnya Kabupaten Tapanuli Utara telah mendapatkan kuota tambahan pupuk sebanyak 1.446 ton namun penyaluran pupuk bersubsidi tetap akan berbasis sistem elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok (e-RDKK) yang sudah ditentukan lokasinya sesuai alamat desa masing-masing. Pembinaan kelompok tani dan cara membuat pupuk organik cair sebagai upaya untuk membuat pupuk alami bagi masyarakat petani sangatlah berguna dan bermanfaat.
Dibeberapa desa Bupati bersama Dinas Pertanian dan Penyuluhan Pertanian Tapanuli Utara sering berinteraksi secara langsung serta mengajak masyarakat untuk membuat pupuk organik cair yang dimana bahan bakunya tidak sulit didapatkan. Melalui BPP (Balai Penyuluhan Pertanian) Kabupaten Tapanuli Utara mengadakan Penyuluhan Pertanian mengajak serta melakukan praktek dilapangan dengan cara menyiapkan alat dan bahan berupa parang, karung, atau plastik bekas, ember/wadah dan jerigen.
Bahan berupa 1 kg batang pohon, serta 1 kg kotoran hewan. Hal ini merupakan salah satu paparan BPP/PPL Kabupaten Tapanuli Utara untuk kelompok tani ketika BPP Kabupaten Tapanuli Utara bersama Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si melakukan kunjungan dan pembinaan kelompok tani di pedesaan.
Untuk memperlancar akses jalan menuju Bandara Silangit sebagai salah satu icon di Kabupaten Tapanuli Utara dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Tapanuli Utara berkordinasi dan bekerja sama dengan BPJN (Balai Pelaksanaan Jalan Nasional) II Sumatera Utara untuk menujang arus lalu lintas menuju Bandara Silangit. Pada tanggal 26 Oktober tahun 2022 lalu Bupati Tapanuli Drs Nikson Nababn, M.Si membuat usulan permohonan kepada Menteri PUPR melalui surat Bupati No. 600/2410/1-3.2/X/2022 dengan jumlah usulan 100 lokasi P3-TGAI untuk 15 Kecamatan.
Usulan tersebut disambut dan didukung oleh anggota DPRRI yang bersal dari bona pasogit (Siborong-siborong). Usulan tersebut mendapat respon positif dari kementerian PUPR dimana Kabupaten Tapanuli Utara mendapatkan 75 titik dari 100 titik yang diusulkan program P3-TGAI (Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi) untuk tahun 2023 sebanyak 75 Kepala Desa untuk 12 Kecamatan akan segera dan sebagian telah menikmati program P3-TGAI yang bertujuan untuk memperlancar pengaoran irigasi sebagai penunjang pertanian di desa.
Beberapa usulan juga telah di ajukan oleh Bupati Tapanuli Utara untuk upaya percepatan kemajuan ekonomi di Kabupaten Tapanuli Utara khususnya di desa diantaranya jaringan irigasi Aek Sigeaon kiri dan kanan, perkuatan tanggul Aek Sigeaon, Pembangunan Jaringan Irigasi Bendungan Batang Toru, perkuatan tanggul sungai Batang Toru di si Bulan-bulan.
Pelaksanaan P3-TGAI dilaksanakan dan dikerjakan secara langsung oleh perkumpulan petani (Kelompok Tani) pemakai air dimana perkumpulan petani pemakai air di pilih secara langsung melalui musyawarah desa yang dilegalkan dengan badan hukum yaitu surat keputusan (SK) Kepala Desa atau akte notaris dimana pelaksanaannya swa kelola atau tidak dipihak ketigakan.
Dalam berbagai kesempatan Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si menegaskan supaya pengelolaan P3-TGAI yang dikerjakan secara swadaya oleh masyarakat maupun kelompok tani haruslah benar-benar pemanfaatannya sesuai dengan kebutuhan para petani, jangan sampai ada kepentingan pribadi maupun kelompok untuk mencari keuntungan dan memperkaya diri sendiri. Tujuan program P3-TGAI sangatlah mulia yang bertujuan untuk irigasi pengairan di desa dimana air merupakan nafas dan kebutuhan pokok pertanian.
Berbagai terobosan melalui pengajuan proposal ke pemerintahan pusat maupun kepemerintah propinsi terus di upayakan dan dilakukan oleh Bupati Tapanuli Utara untuk memperjuangkan nasib petani di pedesaan. Pada tahun 20221 silam anggota DPRD Sumatera Utara pernah melakukan kunjungan ke kabupaten Tapanuli Utara sekaligus memberikan bantuan benih bawang merah dan pupuk organik dimana bantuan tersebut di serahkan secara langsung oleh Bapak Tuani L. Tobing yang merupakan salah satu anggota DPRD Sumatera Utara dari fraksi partai PDIP berupa banih bawah merah seberat 3.5 ton dan 15 ton pupuk organik.
Bantuan tersebut secara langsung di terima oleh beberapa kelompok tani dan melalui dinas pertania Tapanuli Utara disamping bantuan tersebut anggota DPRD Sumatera Utara Tuani L. Tobing juga telah pernah memberikan bantua bibit/banih jangung hibrida untuk 140 kelompok tani yang tersebar di 2 kecamatan yaitu Kecamatan Parmonangan dan Kecamatan Sipoholon.
Dinas ketahanan pangan juga berperan aktif dalam peeningkatan perekonomian di desa dengan membuat pelatihan cara membudidayakan ikan lele yang dilaksanakan di UPTD (Unit Pelaksana Teknids Daerah) balai benih ikan Silangkitang Kecamatan Sipoholon. Disamping itu juga dinas ketahanan pangan memberikan bantuan kepada kelompok tani berupa itik 610 ekor di desa Sibaragas dan desa Pagaran. 440 ekor itik untuk 44 KK yang memiliki balita sunting dan 170 ekor itik didesa Paniaran.
Pada tahun 2020 yang silam Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si juga mengajukan usulan serta proposal kepada Kementerian PUPR untuk pembangunan beberapa ruas jalan yang ada di Kabupaten Tapanuli Utara. Postur usulan yang diajukan melalui Dirjen bina marga Kementerian PUOR dengaan rincian pembangunan jalan lingkar luar kota Siborong-borong 6,5 km, pelebaran jalan batas Tobasa-Siborong-siborong sepanjang 5 km, jalan Siborong-borong – Tarutung sepanjang 19,58 km, jalan Sibolga – Tarutung 1,58 km jalan D.I Panjaitan Tarutung sepanjang 1,46 km. Total usulan anggaran dana yang dibutuhkan mencapai 250 Miliar yang bersumber dari APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara).
Untuk sektor koperasi dan UKM (Usaha Kredit Menengah) Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si menggalakkan UKM dengan mengundang dan memberdayakan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DKRANASDA) Kabupaten Tapanuli Utara. DEKRANASDA Kabupaten Tapanuli Utara langsung dipimpin dan dibina oleh ibu Satika Simamora yang sekaligus merupakan istri dari Bupati Tapanuli Utara terus melakukan upaya dan terobosan memasarkan kerajinan tangan ulos hingga kepasar internasional.
Kerajinan tangan ulos merupakan ciri khas kegiatan dan budaya masyarakat Tapanuli Utara yang tidak terlepas dari kebudayaan serta adat istiadat khususnya masyarakat batak. Disamping itu juga DEKRANASDA Tapanuli Utara aktif melakukan beberapa gebrakan dan terebosan dalam pengembangan UMKN (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) berbagai kerajinan tangan dengan memproduksi makanan ringan yang dikemas dengan apik merek A”KRIUK TA” dan bumbu dapur dengan merek “SIRA BUMBU”.
Dalam mengikuti berbagai perlombaan fasion di Jakarta DEKRANASDA Tapanuli Utara juga ikut serta ambil bagian dalam berbagi perlombaan dengan memakai pakaian ulos batak yang merupakan salah satu upaya memperkenalkan ulos batak layak dan turut serta di perlombakan baik tingkat nasional dan internasional. Beberapa event telah diikuti oleh peserta dari Tapanuli Utara dengan pakaian model motif ulos batak seperti Pangelaran Asian model festival, Indonesia fasion week dan Jakarta fasion week beserta festival lainnya.
Perkembanagan ekonomi di desa sangatlah berpengaruh kuat terhadap perekonomian dikota. Dalam kebijakannya melalui peraturan Bupati Tapanuli Utara (Perbup) Anggran Alokasi Dana Desa (ADD) yang dahulunya hanya 50 juta pertahun, setelah pemerintahan Drs. Nikson Nababan, M.Si menjabat sebagai Bupati terus meningkat hingga 300 juta pertahun.
Untuk mendukung kegiatan lomba PKK Bupati Tapanuli Utara telah mengibarkan peraturan bupati (PERBUP) dimana kebijakan alokasi dana desa dapat diperguanakn untuk setiap desa yang ikut diperlombakan dapat menggunakan alokasi dana desa RP 40 juta dari dana desa sebagai dukungan pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terhadap kegiatan program 10 lomba PKK.
Program posyandu ibu hamil, lanjut usia (Lansia) pelayanannya terus di tingkatkan melalui kantor kelurahan dan kepala desa termasuk memberikan bantuan susu, roti, baju olahraga dan sepatu serta vitamin demikian juga hal yang sama dilakukan kepada anak balita memberikan roti melalui bidan desa saat melalukan posyandu dalam peningkatan dan memajukan sumber daya manusia (SDM) pemerintah Kabupaten tapanuli utara menyedikan Internet desa yang bersumber dari dana APBD Tapanuli Utara dengan menggandeng berbagai pihak dalam penyediaan internet dalam istilah ISP (Internet Service Vropider) oleh jasa pelayanan PT Icon Plus, PT TNG dan PT Mintra Vision.
Segi pelayanan kesehatan Bupati Tapanuli Utara telah menyulap 21 Puskesmas di 15 Kecamatan untuk melayani selama 24 jam serta 7 unit puskesmas menjadi pelayanan rawat inap. Dalam kebijakannya Bupati tapanuli Utara Dr. Nikson Nababan, M.Si juga mengalokasikan dana RP 300 juta pertahun untuk subsidi rawatan di rumah sakit umum (RSU) Tarutung yang peruntukannya bagi masyarakat miskin yang tidak mendapatkan kartu JKN (Jaminan Kesehasan Nasional).
Pembangunan ruangan (CT Scan) serta penyediaan tenaga medis seperti Dr Spesialis untuk melayani di Rumah Sakit Umum Tarutung dimana tenaga medis tersebut di datangkan dari luar Kabupaten Tapanuli Utara sebanyak 34 Dr Spesialis telah melayani di rumah sakit umum Tarutung sebagai upaya peningkatan pelayanan publik khususnya kesehatan masyarakat di Kabupaten Tapanuli Utara.
Dari segi pariwisata pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui dinas pariwisata menggandeng bahwa Pariwisata adalah aspek yang sangat penting yang dapat memberikan berbagai manfaat positif bagi masyarakat Taput dan bagi oranag yang datang bekunjung ke Kabupaten Tapanuli Utara. Selaras dengan misi Pemkab Taput yaitu meningkatkan destinasi wisata melalui pengembangan wisata alam, budaya, rohani dan agrowisata. Untuk memajukan pariwisata Taput, Pemkab berkolaborasi dengan pelaku pariwisata untuk mengembangkan objek tujuan wisata dan sumber manusia yang terampil.
Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tapi membutuhkan sinergitas dan interkoneksi dalam konsep pentahelix atau multi pihak yang menggabungkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha industri wisata, media, komunitas atau masyarakat dalam pengembangan potensi wisata dan kawasan desa yang mengedepankan kearifan lokal dan bersumber daya lokal. Atraksi wisata di Taput memiliki keunikan dan daya tarik khas yang membuat banyak orang tertarik untuk mengunjungi objek wisata di daerah ini. Dari sisi aksesibilitas dan amenitas, unsur ini juga penting dalam keberlangsungan wisata.
Dalam menopang pariwisata Pemkam juga memperjuangkan beberapa unsur salah satunya adalah infrastruktur, sehingga banyak perubahan yang dilakukan oleh Drs. Bupati Nikson Nababan, M.Si salah satunya membuka akses jalan ke desa-desa khususnya yang punya potensi wisata seperti destinasi ke luat pahae, jalan ke Muara dan bahkan jalan yang mengelilingi Pulau Sibandang.
Tantangan saat ini adalah sistem kepemilikan, misalnya akses untuk tingkat Provinsi seperti Aek Sigeaon/Tanggul dan Jembatan Aek Sigeaon dan destinasi wisata yang tidak bisa dikelola langsung oleh Pemda, tapi Bupati Nikson tetap berupaya dengan mengajukan usulan ke tingkat provinsi untuk dapat dikembangkan dan segera ditindaklanjuti. Atraksi, amenitas dan aksesibilitas serta pendidikan menjadi dasar perencanaan pengembangan wisata di Taput.
Atraksi wisata di Taput memiliki keunikan dan daya tarik khas yang membuat banyak orang tertarik untuk mengunjungi objek wisata di daerah ini. Dari sisi aksesibilitas dan amenitas, unsur ini juga penting dalam keberlangsungan wisata. Dalam hal pendidikan diperlukan hadirnya Universitas Negeri di Tapanuli untuk pembangunan SDM.
Apa yang menopang pariwisata sudah diperjuangkan salah satunya infrastruktur, beberapa terobosan yang dilakukan oleh Bupati Nikson Nababan salah satunya membuka akses jalan ke desa-desa khususnya yang punya potensi wisata seperti destinasi ke luat pahae, jalan ke Muara dan bahkan jalan yang mengelilingi Pulau Sibandang.
Tantangan saat ini adalah sistem kepemilikan, misalnya akses untuk tingkat Provinsi seperti Aek Sigeaon/Tanggul dan Jembatan Aek Sigeaon dan destinasi wisata yang tidak bisa dikelola langsung oleh Pemda, tapi Bupati Nikson tetap berupaya dengan mengajukan usulan ke tingkat provinsi untuk bisa dikembangkan dan berharap segera ditindaklanjuti.
Bupati juga meminta para akademisi meningkatkan kolaborasi dengan Pemda yaitu menciptakan generasi-generasi yang menjadi pelopor dalam meningkatkan dan mempromosikan destinasi wisata di Tapanuli Utara dan juga meningkatkan SDM. Bupati Tapanuli Utara kembali mendorong para pelaku wisata dan masyarakat Tapanuli Utara untuk menerapkan hospitality (keramahtamahan) dilingkungan Pariwisata Tapanuli Utara dengan 3S yaitu senyum, sapa, salam, yang selalu di canangkan oleh Bupati Tapanuli Utara Dr. Nikson Nababan, M.Si.
Didalam meningkatkan SDM (Sumber Daya manusia) yang berkualitas Bupati Tapanuli Utara juga menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi keluarga yang kurang mampu di desa untuk masyarakat desa.
Beasiswa yang dibagikan kepada mahasiswa sebesar 2 juta per orang dimana jumlah penerima ada 55 orang untuk mahasiswa serta bantuan lainnya untuk bagi anak sekolah. Selain bantuan tersebut beberapa kecamatan yang ada di Tapanuli Utara juga mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah Kabupaten Tapanuli utara termasuk Kecamatan Pahae Jae dan Pahae Julu.
Pemberian beasiswa tersebut merupakan CRS SOL dibidang pendididan yang merupakan program CSR SOL dibidang pendidikan dan merupakan salah satu wujud tanggung jawab sosial dan lingkungan kepada masyarakat terdampak di Kecamatan Pahae Jae dan Pahae Julu. Jumlah penerima beasiswa sebanyak 75 orang yang terdiri dari 70 orang hasil seleksi tahun 2022 dan 5 orang penerima beasiswa lanjutan dari seleksi tahun 2021.
Adapun jumlah beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa/i tersebut, untuk 70 orang hasil seleksi Tahun 2022 sebesar Rp. 3.000.000,-/orang dan untuk 5 orang penerima beasiswa lanjutan hasil seleksi Tahun 2021 sebesar Rp. 5.000.000,-/orang sehingga jumlah keseluruhan sebesar Rp. 235.000.000,- (Dua Ratus Tiga Puluh Lima Juta Rupiah).
Melalui dinas sosial bantuan untuk mahasiswa/i berprestasi yang kurang mampu pemerintah Tapanuli Utara menyerahkan bantuan kepada mahasiswa sebanyak 39 orang. Berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS), data tersebut teladh di validasi sehingga tepat sasaran. Demikian juga Bupati Tapanuli Utara Dr. Nikson Nababan, M.Si sangat memberikan perhatian terhadap kemajuan pendidikan yang bertujuan untuk peningkatan Sumber daya manusia (SDM) yang handal sebagai pilar projek dan operator di dalam pengembangan perekonomian di desa maupun dikota.
Dekranasda Tapanuli Utara juga turut ambil bagian dalam penyerahan bantuan kepada pengrajin tenun yang da di Kecamatan Tarutung dan Kecamatan Siatas Barita. Sekitar 800 penenun yang berada di dua kecamatan tersebut telah mendapatkan bantuan benang alat-alat penenun serta bantuan lainnya. Selain itu melalui dinas koperasi dan UKM Tapanuli utara ketua Dekranasda kabupaten Tapanuli Utara ibu Satika Simamora memberikan bantuan sebanyak 1000 paket benang serta 565 paket benang /1 kg.
Hal ini merupakan bentuk perhatian serius dan tanggung jawab selaku ketua Dekranasda Kabupaten Tapanuli Utara yang sekaligus sebagai ibu PKK di Kabupaten Tapanuli Utara. Dalam berbagai kesempatan ibu Sartika Simamora selalu menghimbau supaya pengrajin tenun ulos teruslah berkarya dan semangat membuat hasil tenunan bagus agar karya Tapanuli Utara di kenal dengan cara promosi yang dimulai dari diri sendiri dengan tetap selalu menjaga kesehatannya dan kebersihan bagi pengrajin penenun ulos batak.
Dalam berbagai kunjungan di daerah salah satu daerah pernah dikunjungi oleh Ketua Dekranasda Taput ibu Satika Simamora mengajak warga Desa Papande Kecamatan Muara Kabupaten Tapanuli Utara, untuk menjaga kebersihan serta meningkatkan kreatifitas menata pemukiman dan sisi sepanjang jalan dari pelabuhan sampai Desa Wisata Ulos Papande. Dalam kunjungannya di desa pulau sibandang ketua Dekranasda ibu Satika Simamora mengharapkan supaya masyarakat kerjasama yang baik dengan pemerintahan Kabupaten Tapanuli Utara serta menjadikan, menjadikan Desa Wisata Ulos Papande lebih menarik. Kepala desa juga harus buat peraturan desa terkait kebersihan dan gotong royong.
Salah satu potensi desa Papande yang terkenal pengrajin ulos yang legendaris potensi lainnya yang dimiliki oleh desa Papande termasuk penghasil buah Mangga yang terkenal merupakan salah satu destinasi wisata dan daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara hal ini perlu dikembangkan dan perlu di dukung oleh desa sekitarnya peningkatan infrastruktur jalan menuju pulau Sibandang termasuk Kecamatan Muara telah dilakukakan dan di benahi oleh pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.
Berbagai daerah memiliki daya tarik tersendiri dalam meningkatkan pariwisata seperti Kecamatan Tarutung yang memiliki daerah wisata Salib Kasih, Aek Situmandi, Air Soda serta Munson Leman. Kecamatan Sipoholon juga memiliki daya tarik wisata yang dapat menimbulkan minat wisatawan dating ke daerah tersebut seperti permandian air panas.
Dengan semangat gotong royong dan kerjasama bagi masyarakat desa Bupati tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si sangat mengharapkan dukungan dari berbagai pihak untuk mencapai perekonomian desa yang kuat akan tercapai dengan sendirinya. Sehingga didalam program visi misi Bupati Tapanuli Utara akan terwujud dan terelesasi. Nikson Nababan menyadari dalam visi misinya apabila permutaran ekonomi desa kuat maka dengan sendirinya akan berdampak terhadap perekonomian dikota, mayarakat desa sejahtera.
Berbagai upaya dan usaha yang telah dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terhadap desa yang di tunjang dan didukung oleh berbagai peningkatan infrastuktur desa perbaikan irigasi, pembinaan kelompok tani, pemberian bantuan pupuk, bantuan ternak, bantuan dari segi pendidikan kepada mahasiswa/I dan siswa yang kurang mampu dan berprestasi.
Kehadiran Bupati Tapanuli Utara yang sering berkunjung kepelosok desa sangat diharapkan selalu oleh masyarakat dimana masyarakat bersama pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dapat berinteraksi dan mendengarkan keluhan perhatian dan kebutuhan masyarakat akan disampaikan masyarakat secara langsung kepada Bupati Tapanuli utara Drs. Nikson Nababan, M.Si.
Hasrat dan keinginan masyarakat desa di penuhi dab direspon oleh Drs. Nikson Nababan, M.Si dengan seringnya Bupati Tapanuli Utara menginap dan tidur bersama, makan bersama dengan masyarakat di pelosok desa. Sekalipun melalui jalan berbukit dan melalui jurang dan sungai dan berliku-liku Bupati Tapanuli Utara bersama perangkat OPD (Orgnisasi Perengkat Daerah) dengan menaiki sepeda motor sering mengunjungi warga di pedesaan tanpa memikirkan perjalanan yang menimbulkan resiko keselamatan demi untuk berjumpa langsung bersama masyarakat di desa. Selaras karakter kepimpinan Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan, S.Pd.,M.Pd dimana dalam kebijakannya dan keputusannya yang sifatnya merakyat.
Nikson Nababan, M.Si tidak segan-segan mengganti kepala dinasnya maupun anggota ASN lainnya apabila dalam pelaksanaan kebijakannya tidak di dukung sepenuhmya. Berbagai keluhan masyarakat terkait karakter dan moral termasuk perangkat desa, kepala desa, dan pelayanan publik lainnya yang sifatnya di perlambat atau tidak dilayani oleh pejabat publik maka Nikson Nababan, M.Si akan langsung merespon serta menanggapinya.
Dalam pelayan publik terhadap masyarakat Nikson Nababn berharap kebutuhan dan kepentingan masyarakat desa dapat teradopsi dan dilayani sesuai dengan kebutuhan warga desa. Dalam arahannya serta harapannya dalam setiap kesempatan kepada ASN termasuk perangkat desa dan pelayanan di desa Nikson Nababan menghimbau anggotanya untuk menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat.
Dengan motto dan slogan “Anakonki do hamoraon di au” merupakan slogan dan motto sebagai semangat para orang tua untuk menyekolahkan anaknya kejenjang dan tingkat yang lenih tinggi dengan membekali SDM dan pendidikan yang memadai.Nikson Nababan, M.Si berharap dengan peningkatan ekonomi serta pendidikan yang memadai dapat menciptakan tenaga yang handal serta menghasilkan pemimpin bangsa dimasa yang akan datang. Nikson Nababn, M.Si berharap pembangunan serta peningkatan ekonomi yang kita lakukan dan laksanakan pada saat ini dapat dinikmati oleh anak dan cucu kita dimasa yang akan datang.
Berbagai tantangan dan rintanagan yang dihadapi oleh Nikson Nababan, M.Si selama hampir 9 Tahun selalu dilalui dengan semangat dan dengan dukungan dari masyarakat sahabat dan dukungan dari keluarga. Beliau tidak pernah putus asa didalam menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi selama pemerintahannya.
Dalam melaksanakan tugasnya selama kepemimpinannya, Drs. Nikson Nababan, M.Si selalu di dukung oleh istrinya ibu Satika Simamora yang turut serta ambil bagian dalam peningkatan pembangunan serta mendukung usaha dan upaya yang dilakukan oleh Nikson Nababan, M.Si dengan segala keputusan dan kebijakan yang dilakukan oleh Bupati Tapanuli Utara peranan ibu Satika dalam pembangunan di Kabupaten Tapanuli Utara salah satunya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat desa khususnya pengrajin penenun ulos dan terobosan yang dilakukan untuk memasarkan ulos baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan menggalang sumber dana yang berasal dari berbagai pihak termasuk pihak swasta maupun sponsor untuk mengikuti berbagai ajang dan kontes yang diadakan diberbagai daerah maupun kota dengan membawa secara langsung pengrajin tenun ulos demi mewujudkan dan menjadikan ulos batak dikenal ditingkat nasional maupun tingkat internasional dengan terwujudnya cita-cita tersebut akan berdampak kepada peningkatan taraf hidup dan perekonomian masyarakat desa khususnya masyarakat pengrajin tenun ulos batak.
Dengan pembangunan yang terlaksana di Kabupaten Tapanuli Utara dibawah pemerintahan Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si telah mendapatkan berbagai prestasi serta penghargaan dari pemerintahan provinsi maupun pemerintahan pusat diantaranya penghargaan Apresiasi Indonesia Award 2020 kategori Intensifikasi Pertanian, penghargaan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) secara berturut-turut selama 9 tahun, penghargaan sebagai kepala daerah inovatif tahun 2022, Penghargaan Ber-AKHKLAK 2022, 10 besar Pemkab dengan Indeks Implementasi Nilai Loyal, penghargaan sekaligus atas prestasi Pelaksanaan Sensus Penduduk Online 2020.
Sekalipun telah mendapatkan berbagai penghargaan dan prestasi Drs. Nikson Nababan, M.Si menegaskan bahwa penghargaan yang di dapatkan tidak membuat dirinya cepat puas dengan apa yang sudah di lakukan dalam pembangunan di Kabupaten Tapanuli Utara. Beliau memiliki prinsip sampai akhir pemerintahannya akan selalu axis dan tetap semangat di dalam pelaksanaan pembangunan yang berkesinambungan dimasa yang akan datang sampai akhir pemerintahannya selesai.(*)
No Result
View All Result
Discussion about this post